6 Gaya Hidup Pemicu Stres

Oleh Tgl: March 12, 2014
stop-stress

Terkadang stres datang dari kebiasaan hidup kita yang tidak sehat. Anda sering merasa stres? Bisa jadi karena Anda melakoni gaya hidup berikut ini:

1. Kesepian

Hubungan sosial bisa menjadi salah satu obat stres yang baik. Orang-orang yang memiliki kehidupan sosial yang baik dalam arti punya teman-teman yang bisa diajak kumpul bersama, akrab dengan tetangga dan mudah bersosialisasi memiliki psikis yang lebih baik ketimbang tidak.

2. Gampang Sedih

Sedih yang berlarut-larut menyebabkan seseorang gampang stres. Kegagalan dalam bekerja, cinta yang ditolak, masalah keluarga tentunya semua orang pernah mengalaminya. Hanya saja, sikap down yang dibiarkan terus menerus bisa membuat hati Anda lemah dan bukan tak mungkin menjadi penyebab stres.

3. Kurang Tidur

Kelelahan dan jam tidur yang kurang bisa menyebabkan Anda stres karena hilang konsentrasi. Ya, untuk mengoptimalkan rutinitas hari, Anda perlu tidur yang cukup dan istirahat yang baik. Orang-orang yang sering melewatkan jam tidurnya cenderung mudah stress. Biasanya karena tidak bisa fokus dan menyelesaikan tugas dengan baik.

4. Hilang Tujuan Hidup

Orang-orang yang tidak memiliki tujuan hidup rentan terhadap stres. Ini terjadi kepada orang yang menjalani pekerjaan yang tidak disenanginya, kegagalan hubungan dan tidak sensitif kepada lingkungan sosialnya.

5. Kurang Olahraga

Percaya atau tidak, jika Anda aktif berolahraga, stres bisa lari dari Anda. Olahraga adalah salah satu alternatif “pelarian” yang baik dari rutinitas sehari-hari. Olahraga tidak selalu harus ke fitness centre tapi juga dengan membiarkan tubuh Anda bergerak jangan memanjakannya. Misalnya ketika Anda memilih untuk berjalan beberapa blok ketimbang menggunakan angkutan umum, menaiki tangga ketimbang lift dan lain-lain.

6. No Go Green

Faktanya, manusia perlu kembali ke alam untuk menemukan keseimbangannya. Orang-orang yang tidak menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan alam dan “terjebak” dalam padatnya kota, rentan terhadap stres ketimbang yang tidak. Kegiatan alam tidak harus naik gunung tetapi juga menghabiskan weekend di taman ataupun ke puncak dan lain-lain. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *