5 Cara Atasi Cemburu

Oleh Tgl: March 25, 2014
cemburu

Jika Anda sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang sangat disayangi, cepat atau lambat Anda harus berdamai dengan yang namanya cemburu. Memang benar cemburu adalah salah satu “penyedap” dalam jalinan cinta. Namun jika berlebihan akan merusak hubungan tersebut. Berikut tip untuk mengatasi cemburu akut Anda tersebut.

1. Pahami Emosi Anda

Coba cermati, apa yang biasanya membuat Anda cemburu. Pemicu seperti apa yang bikin emosi Anda menggelegak dan saat-saat bagaimana. Pasalnya bisa jadi itu bukan cemburu. Anda sedang berada pada kondisi emosi yang tidak stabil. Bisa jadi baru saja menghadapi meeting yang berat atau disemprot atasan kemudian Anda mendengar pasangan Anda jalan dengan teman lawan jenisnya, kemudian Anda menjadi kesal—perasaan ini Anda artikan cemburu.

2. Logika

Anda harus menjalankan logika bukannya perasaan dengan menebak-nebak sesuatu yang belum tentu jelas. Misalnya, pasangan Anda ternyata masih sering saling mengirim pesan dengan mantannya. Anda tidak perlu langsung menyerbunya dengan jutaan pertanyaan, sebelum meledak coba tenangkan pikiran dan minta penjelasan mengenai kejadian tersebut.

3. Beri Kepercayaan

Belajarlah untuk memercayai pasangan Anda. Jika Anda tidak bisa memercayainya, bagaimana bisa Anda menjalin hubungan dengan orang tidak bisa diberi kepercayaan sedikit pun? Bagaimana caranya untuk percaya? Sudah seharusnya sebelum memulai hubungan kalian saling berkomitmen dan jangan menguntit semua aktifitasnya. Biarkan dia memiliki aktifitas privasinya. Karena semua orang butuh untuk “sendiri”.

4. Lupakan Masa Lalu

Kenapa Anda senang mengulang-ulang hal yang sudah lama terjadi? Jika Anda memang menyayangi pasangan Anda apa adanya dan siap untuk membingkai masa depan bersama, masa lalu sebenarnya tidak perlu lagi menjadi topik bahasan. Berdamai dengan masa lalu itu yang harus Anda lakukan.

5. Jauhi Sosial Media

Maksudnya bukan dalam arti Anda benar-benar mengenyahkan sosial media dalam hidup Anda. Tetapi lebih kepada, tidak terlalu member perhatian lebih kepada apa-apa yang terjadi di sosial media. Jika pasangan Anda senang berbalasan mention di Twitter, tidak perlulah terlalu mengekangnya di situ. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *