5 Alasan Anda Harus Move On

Oleh Tgl: March 18, 2014
Move on

Ada banyak hal yang kita sesali dalam hidup terjadi. Bisa jadi percintaan, hubungan pernikahan yang tidak berjalan sebagaimana-mestinya sehingga harus ada perpisahan, pertemanan yang renggang, gagal dalam pekerjaan dan hal-hal lain yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sesuai harapan.

Jika Anda memiliki daftar alasan kenapa Anda terus menangisinya dan menderita karena kekalahan lalu sehingga sulit buat Anda untuk maju, ketahuilah Anda memiliki lebih banyak alasan untuk bergerak maju.

1. Hidup Seperti Cermin

Ya, hidup seperti cermin apa yang ingin Anda lihat dan lakukan akan terefleksi pada cermin. Jika Anda hanya memikirkan hal-hal yang buruk saja, mengingat hal-hal tidak baik dan kegagalan masa lalu, maka akan terjadilah sesuai dengan apa yang Anda (ingin) pikirkan.

2. Kegagalan Milik Semua Orang

Jangan pernah menganggap Anda satu-satunya orang paling sengsasara di dunia ini. Sehingga menangisi dan meratapi kegagalan masa lalu adalah prioritas. Kenapa prioritas? Jika Anda tidak menjadikannya sebagai prioritas, tentu Anda tidak akan selalu mengingatnya.

Anda perlu sadar dan tahu bahwa banyak orang di luar sana yang memiliki dan mengalami apa yang Anda alami. Yang Anda perlukan adalah keinginan untuk maju dan meninggalkan yang lalu

3. Apa yang Dipikirkan Orang

Salah satu yang membuat Anda gagal untuk maju dan menata masa depan baru adalah Anda terlalu memikirkan apa yang dipikirkan orang tentang Anda. Sehingga ketika Anda terlalu terpusat pada “apa kata orang” Anda akan disibukkan dengan berbuat seperti apa yang diharapkan orang kepada Anda.

4. Kenapa Takut?

Wajar jika Anda takut memulai yang baru karena adanya kesalahan ataupun kegagalan masa lalu. Namun jika Anda terus berkutat di hal yang itu-itu saja, bagaimana Anda bisa bergerak ke depan? Jangan takut salah, kesalahan membuat Anda lebih manusiawi. Salah lebih baik ketimbang jalan di tempat.

5. Lepaskan

Sulit memaafkan dan melupakan apa yang pernah terjadi di masa lalu. Jika Anda tidak bisa memaafkan apalagi melupakan, lepaskan saja. Belajarlah untuk melepas hal-hal yang sudah selayaknya dilepas. Anda bisa memulainya dengan menuliskan uneg-uneg Anda di kertas. Menulis adalah salah satu terapi melepas stres. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *