3 Titik Pantai Bakal Dipasang Larangan Mandi

Oleh Tgl: March 30, 2014
pantai zakat bengkulu

Iya kita akui memang masih sangat minim. Saya sangat menyesalkan kondisi seperti ini

Sultan Bahtiar Najamuddin

BENGKULU – Kejadian tenggelamnya mahasiswa Unsri yang tengah melancong ke Bengkulu sangat disesalkan Wakil Gubernur Sultan Bahtiar Najamuddin. Pasalnya Sultan mengevaluasi titik bahaya dan pengumaman dilarangnya untuk mandi masih sangat minim bahkan ada titik sama sekali belum dipasang rambu-rambu ataupun himbauan.

“Iya kita akui memang masih sangat minim. Saya sangat menyesalkan kondisi seperti ini,” kata Sultan, Minggu (30/3).

Sultan mengatakan seharusnya jika sesuai dengan program Gubernur Bengkulu periode sebelumnya Agusrin Najamuddin pengamanan wisatawan di Pantai Panjang Bengkulu begitu kompleks dan lengkap.

“Dulu memang sudah disiapkan jangankan plang pengumaman dilarang mandi sampai polisi pantai dan menara pemantau pun sudah disiapkan, tapi tampaknya program ini tidak jalan. Kalau seperti itu kita juga sedikit malu sama wisatawan,” katanya lagi.

Menurut Sultan pihaknya sudah mengkoordinasikan keinginannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu untuk segera memasang pengumuman dibeberapa titik bahaya di pantai panjang itu.

“Harus dibuat permanen seperti tiang pancang, tugu yang dicor kalau banner cepat rusak. Sebab titiknya tidak banyak, yakni Sport center, depan Raffles city, dan pantai Pasir Putih ini yang lautnya berpalung,” terang dia.

Menurut dia jika papan larangan yang berisi himbauan kepada pengunjung pantai untuk tidak mandi-mandi di laut telah dipasang. Jika masih ada kejadian wisatawan tenggelam seperti itu bukan salah pemerintah lagi.

“Kalau sudah dipasang dibeberapa tempat namun masih ada kejadian seperti ini artinya memang wisatawan tidak memperhatikan dan pengumuman tidak diindahkan oleh warga atau wisatawan pengunjung pantai,” jelas dia lagi.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *