YPAI : Rahasia Minat Belajar Anak Tinggi, Diasah Sejak Bayi

Oleh Tgl: February 15, 2014
Bayi

Menumbuhkembangkan minat belajar anak sebaik dilaksanakan sejak bayi.

Wisnu Aji Birowo

BENGKULU – Ini informasi bermanfaat untuk orang tua atau calon orang tua untuk mencerdaskan anaknya. Apa itu ? yakni rahasia menumbuhkembangkan proses belajar anak adalah sejak usia bayi.

“Menumbuhkembangkan minat belajar anak sebaik dilaksanakan sejak bayi. Karena dapat membantu proses belajar anak ketika memasuki usia sekolah, jika sejak usia dini anak telah dilatih pengembangan minat dan bakatnya, maka selanjutnya anak akan memiliki kesadaran sendiri dalam proses belajar” kata Wakil Ketua Yayasan Pengembangan Anak Indonesia (YPAI) Wisnu Aji Birowo pada pembukaan Pusat pengembangan minat belajar anak biMBA-AIUEO cabang ke1063 di Kota Bengkulu, Sabtu (15/2).

Apalagi kata Wisnu usia balita adalah masa perkembangan emas perkembangan otak seorang anak. Sehingga apa yang diajarkan sejak dini tersebut lebih mudah diserap dan dapat mempengaruhi prilaku anak terutama dalam belajar.

“Kebanyakan proses belajar menggunakan metode verbal, dengan cara mengeja kata-kata menggunakan nyanyian,” jelas salah satu lembaga pengembangan minat belajar anak biMBA- AIUEO ini.

Lebih lanjut soal konsep dia menganjurkan dengan metode pembejaran sembari bermain untuk anak dapat lebih mudah untuk membaca dan berhitung dalam waktu yang singkat. Dikatakan dia anak yang telah lebih dahulu mendapatkan pengembangan minat belajar, terbukti memasuki usia sekolah akan lebih mudah mengikuti pembelajaran. Apalagi jika mereka telah mampu membaca dan berhitung, maka saat sekolah ia telah jauh meninggalkan teman-temannya yang baru memulai.

Sementara, Lys Enrita mitra biMBA AIUEO menyampaikan keunggulan dari pusat pengembangan belajar anak ini telah dirasakannya sendiri. Melalui system pembejaran yang Fun learning seihngga membuat anak tidak merasa terpaksa mengikuti pembelajaran.

“Belum lagi biMBA AIUEO yang juga telah memiliki ribuan cabang hingga ke luar negeri ini menggunakan individual system, satu orang guru hanya mendampingi empat orang anak. Sehingga guru dapat memantau anak secara khusus dan lebih focus,” paparnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *