Walikota Bagikan Rp 94,6 Juta Dana Samisake Untuk Warga Jembatan Kecil

Oleh Tgl: February 7, 2014
IMG_3415 - Copy

Mayoritas mereka terjebak dengan rentenir sehingga 11 tahun usaha tidak ada kemajuan oleh karena itu program samisake ini khususnya adalah dalam rangka memenangkan rentenir supaya suatu ketika para pedagang-pedangan ini merdeka dan terbebas dari rentenir menjadi berkah

H.Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan, SE, Jum’at (7/2) siang kembali merealisasikan pencairan dana samisake kepada masyarakat Kelurahan Jembatan Kecil.

Penyaluran dana samisake ini  diserahkan langsung oleh Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan, SE sebanyak Rp 94,6 juta yang dialokasikan untuk 55 kepala keluarga yang akan mengembangkan usahanya atau yang mau berusaha.

Walikota Helmi Hasan, SE kepada warga menyampaikan dana yang sudah disalurkan itu harus dimanfaatkan dengan optimal sehingga masalah kemiskinan dan kurangnya modal untuk mengembangkan usaha dapat teratasi. Karena kata Helmi ketika mencalon menjadi Walikota dulu dirinya banyak menemukan pedagang-pedagang kecil dan pengusaha kecil terutama di pasar-pasar subuh terkendala modal dan permasalahannya selalu dibebani dengan bunga rentenir yang mencekik.

“Mayoritas mereka terjebak dengan rentenir sehingga 11 tahun usaha tidak ada kemajuan oleh karena itu program samisake ini khususnya adalah dalam rangka memenangkan rentenir supaya suatu ketika para pedagang-pedangan ini merdeka dan terbebas  dari rentenir menjadi berkah,” cerita Helmi.

Dana pencairan yang di kucurkan kepada warga Kelurahan Jembatan Kecil ini juga disaksikan juga oleh Ketua Kelompok DKN Rinjani Maju Bersama, Ketua kelompok Zapuri mengatakan sangat mendukung akan program samisake.

Dikatakn dia, bantuan dana samisake yang diterima warga berbeda-beda,ada yang Rp.2,5 juta,Rp.3 juta hingga sampai Rp.5 juta.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan samisake ini usaha yang masyarakat kerjakan akan menjadi lebih maju dan terbebas dari rentenir,” tutupnya.(cw1)

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *