Walikota Bagikan Rp 200 Juta Dana Samisake Di Kel. Betungan

Oleh Tgl: February 13, 2014
Helmi Salurkan Samisake

Saya tidak ingin ada masalah kemiskinan dan kurangnya modal untuk mengembangkan usaha masyarakat Kota Bengkulu, karenanya kami menyalurkan dana ini

H.Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan, SE, Kamis (13/2) siang menyalurkan pencairan dana samisake kepada masyarakat Kelurahan Betungan, Kec. Selebar, Kota Bengkulu.

Pada penyaluran dana samisake ini Walikota Bengkulu H.Helmi Hasan, SE ditemani Kepala Dinas Koperasi Pembinaan Usaha Kecil Mikro dan Menengah Kota Bengkulu, Erwan Syafrizal SE. Di Kelurahan Betungan Helmi menyalurkan dana bergulir ini sebanyak Rp 200 juta yang dialokasikan untuk 48 kepala keluarga.

Dalam sambutannya, kepada warga Helmi berharap dana yang sudah disalurkan itu dapat menjadi modal dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sebab menurutnya tujuan penyaluran dana pinjaman itu untuk mengembangkan usaha warga atau memulai usaha bagi warga yang mau berusaha.

“Saya tidak ingin ada masalah kemiskinan dan kurangnya modal untuk mengembangkan usaha masyarakat Kota Bengkulu, karenanya kami menyalurkan dana ini,” kata Helmi kepada warga yang dikumpulkan di Aula Kantor Kelurahan Betungan.

Lalu kata Helmi, kalau warga berkomitmen untuk untuk membayar sesuai aturan dana pinjaman tersebut maka warga dipersilakan untuk meminjam dana yang lebih besar lagi. Sebab kata dia, dana samisake yang dipinjamkan dengan bunga hanya 0,5 persen ini memang diperuntukkan untuk warga Kota Bengkulu agar tidak terlilit hutang dengan rentenir yang bunganya mengudara.

“Ibu-ibu mau bayar harian atau bulanan semua bisa diatur, asalkan uangnya dikembalikan ke LKM BKM. Kalau pengembaliannya tepat waktu ibu-ibu atau bapak-bapak boleh minjam lebih banyak lagi, Samisake bebas tapi tertib,” jelas Helmi.

Sementara, Lurah Betungan Riduan Effendi, SE mengatakan dari 48 Kepala Keluarga yang meminjam dana bergulir tersebut rata-rata tengah mengembangkan usahanya. Warga tersebut kata dia meminjam dana pada angka Rp 2 Juta per kepala keluarga.

“Kalau rata-rata pinjam itu 2 juta rupiah mbak, mereka untuk mengembangkan usahanya dan berkomitmen untuk mengembalikan pinjaman dana bergulir itu,” kata lurah dengan luas wilayah 15.022.500 m2 itu.(sey)

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *