Terus Mangkir, Kadisdikprov Terancam Dijemput Polisi

Oleh Tgl: February 24, 2014
Rusdi Bakar

Berdasarkan tata tertib DPRD kita bisa menjemputnya dengan paksa dengan bantuan kepolisian

Syafrianto daud, S.Sos

BENGKULU – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bengkulu yang baru Rusdi bakar, M.Pd hari Senin (3/3) depan rencananya akan dijemput paksa oleh kepolisian jika masih enggan menghadiri permintaan rapat mitra dari DPRD Provinsi Bengkulu.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Syafrianto Daud, S.Sos yang mengungkapkan pihak komisi IV sudah sangat kecewa mengingat terhitung sudah yang ke 2 kali Kadisdikprov ini tidak mengahadiri undangan rapat mitra oleh DPRD Provinsi Bengkulu.

“Dari semenjak Rusdi bakar itu menjabat sebagai kepala dinas yang baru menggantikan kadis yang lama, kami belum sekalipun bertemu dengannya. Padahal, dinas pendidikan dalam menjalankan fungsinya harus bersama dengan komisi IV DPRD provinsi Bengkulu sebagai mitranya,” ujarnya, Senin (24/2) di DPRD Provinsi Bengkulu.

Ia mengatakan, dari awal tahun, pihaknya telah melakukan 2 kali permintaan rapat mitra, namun ternyata tak kunjung ditanggapi oleh kadisdikprov. Sebab itu ia memastikan, pihaknya akan kembali melakukan permintaan rapat mitra pada minggu depan.

“Padahal, diawal tahun kita ingin melakukan pembahasan realisasi anggaran dan program di dinas pendidikan, itu wajib. Karena kami ingin program pendidikan berjalan dengan baik dan memiliki manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dikatakanya, jika kadisdik tetap tidak mengindahkan permintaan pihaknya, maka akan dijemut paksa. “Berdasarkan tata tertib DPRD kita bisa menjemputnya dengan paksa dengan bantuan kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, kadisdikprov Bengkulu Rusdi bakar terkait hal itu masih belum bisa dikonfirmasi, karena sedang berada di Jakarta meski pada Senin (24/2), komisi I kembali hendak melakukan rapat mitra pembahasan program pendidikan.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *