Sidak Maraknya Jual Beli Buku Di Sekolah, Dewan Temukan 5 LKS Wajib Beli

Oleh Tgl: February 11, 2014
penerbit-buku-lks

Karena setiap rapat selalu saya sampaikan dan peringatkan tidak ada pungutan atau penjualan LKS karena buku-buku semuanya tersedia dari sekolah. Semua ini diluar pengawasan saya

Dra.Syefliana

BENGKULU – Maraknya penjulan buku lembar kerja siswa (LKS) di lingkungan sekolah disesalkan anggota dewan Kota Bengkulu. Karenanya Anggota DPRD, Selasa (11/2) melakukan sidak secara bersamaan ke 2 sekolah yaitu di SD N 19 Bengkulu dan SMP N 18 Bengkulu.

Menurut Ketua Komisi 3 DPRD Suimi pales SH.MH, sidak ini dilakukan karena banyaknya laporan dari wali murid yang mengatakan adanya pungutan biaya dan pembelian LKS berlebihan terhadap siswa. Padahal pemerintah sudah melarang penjualan buku ke sekolah di luar ketentuan.

Ketua DPRD Suimi Pales SH.MH yang juga didampingi Anggota DPRD Sophian Hardi SE.M., Awaluddin dan H.Adhar mengunjungi sekolah di SD N 19 Bengkulu, Jln Jati Sawah Lebar guna mempertanyakan kebenaran hal itu pada pihak sekolah.

Saat rombongan dari DPR mulai memasuki ruangan kelas belajar siswa,untuk mendapatkan kejelasan. Ketua DPRD Suimi Pales SH.MH bertanya pada salah satu murid kelas IV dan dengan polosanya Ketua kelas IV Muahammad Kurnia Zaitama mengatakan kalau memang ada penjualan LKS dengan harga Rp.12,000,-,dan LKS yang harus dibelipun sebanyak 5 buah.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah Dra.Syefliana mengatakan benar-benar tidak mengetahui kalau ada penjualan LKS di lingkungan sekolahnya.

“Karena setiap rapat selalu saya sampaikan dan peringatkan tidak ada pungutan atau penjualan LKS karena buku-buku semuanya tersedia dari sekolah. Semua ini diluar pengawasan saya,”ungkapnya.

sementara pada sidak ke dua dilanjutkan ke SMP N 18 Bengkulu, Kel. Jalan Gedang, Kec Gading Cempaka. Pada sidak ini tidak ditemukannya juall beli buku. Bahkan Kepala sekolah Mukhtarimin, S.Pd membahas akan kemajuan kelas olahraga disekolah yang dipimpinnyayakni yang menyiapkan kelas olahraga khusus.

“Banyak siswa berprestasi yang sudah menembus kelas nasional dalam setiap olimpiade. Seperti Dimas Nopran Permadi yang akan mewakili Bengkulu untuk ikut olimpiade Nasional ke Malaysia sebagasi atlet karate,” paparnya.(cw1)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *