SBY Tinggalkan 7 Kado HPN Untuk Bengkulu

Oleh Tgl: February 10, 2014
Sultan

BENGKULU – Kedatangan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono selama 3 hari ke Provinsi Bengkulu dalam rangka menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) memberikan kado yang istimewa bagi provinsi Bengkulu, yaitu disebutkan bahwa presiden telah meninggalkan 7 oleh-oleh istimewa bagi provinsi Bengkulu.

Salah satu orang dekat presiden SBY mengatakan bahwa presiden akan meninggalkan 7 oleh-oleh untuk provinsi Bengkulu dan seluruh masyakatnya. “Pak presiden mengungkapkan bahwa ada 7 oleh-oleh untuk provinsi Bengkulu sebagai kado istimewa bagi masyarakat provinsi Bengkulu,” ungkapnya, Senin (10/2).

Ia mengatakan, 7 oleh-oleh tersebut merupakan kado istimewa dari presiden SBY yang untuk terakhir kalinya bisa menghadiri peringatan HPN sebagai presiden.

“Karena ini adalah akhir masa jabatan presiden SBY, dan ini adalah terakhir kali beliau hadir dalam HPN sebagai seorang presiden,” ujarnya.

Meski secara khusus presiden saat penyampaian sambutannya didepan insan pers saat peringatan puncak HPN tidak merinci bentuk dari oleh-oleh tersebut, namun ia memastikan bahwa presiden baru akan menyampaikannya saat kadi istimewa tersebut benar-benar sampai dan dirasakan masyarakat Bengkulu.

Sementara itu, dari catatan sebelumnya, Gubernur Bengkulu H. Junaidi hamsyah, S.Ag, M.Pd telah menyampaikan 7 usulan utama program pembangunan bagi provinsi Bengkulu dengan memanfaatkan moment peringatan HPN 2014 di Bengkulu.

Diantaranya yaitu, peningkatan jalan nasional, 124 km. Bengkulu – Lubuk linggau sebagai jalur utama koridor Sumatera, kemudian jalur Bengkulu-Batas Lampung-batas sumatera barat sepanjang 551 km.

Kemudian, rencana pembangunan jalur kereta api Bengkulu -Muara enim, yang nota kesepahamannya disaksikan langsung menko ekonomi dan masuk rencana pembangunan publik bapenas 2013.

Kami harap dapat dibantu mempercepat lelang investasinya. Selanjutnya, realisasi atas MoU (Memorandum of Understanding) relokasi bandara Fatmawati Soekarno yang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dikembangkan.

Kemudian, peningkatan status dan fasilitas RSUD M Yunus sebagai rumah sakit evakuasi. Pembangunan spam regional sebagai solusi pemenuhan kebutuhan air minum. Selanjutnya, pengembangan dan pembangunan terpadu pulau Enggano.

Terakhir, peningkatan kapasitas pelabuhan pulau Baai yang diharapkan dengan meningkatnya kapasitas pelabuhan, maka dapat mengurangi tingkat kepadatan bongkar muat.

Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag. M.Pd Junaidi saat di hadapan presiden menyampaikan harapan agar usulan pembangunan dari APBN tersebut dapat dikabulkan presiden, harapan tersebut disampaikannyaa dalam pantun singkat yang membuat presiden tersenyum. “Pantai Manna sangat menawan, tempat bermain dan bertamasya. Usulan banyak jangan dijadikan beban, besar harapan presiden mengabulkannya,” kata Junaidi.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *