Saatnya Mencabut Keanggotaan Dari “Rokok Fans Club”!

Oleh Tgl: February 24, 2014
Stop Smoking and stay healthy

Entah apa yang membuat orang suka menjadi tergila-gila pada rokok. Padahal sudah jelas aktifitas merokok amat teramat merugikan. Tak hanya kepada penggunanya tapi juga orang sekeliling. Dengan kandungan tar, nikotin dan 4000 bahan kimia lain yang sudah jelas berbahaya rokok telah menyebabkan 3000 orang meninggal karena kanker paru (perokok pasif) selain 430.000 kematian setiap tahunnya di Amerika.

Lantas mengapa banyak sekali orang di dunia ini yang mencatatkan dirinya sebagai rokok fans club? Seperti di Indonesia contohnya total perokok mencapai 62.800.000 orang dan Indonesia menempati peringkat lima pengonsumsi tembakau terbesar di dunia (215 milira batang per tahun). Dan mirisnya lagi 70% perokok memulai merokok sebelum usia 19 tahun dan berdasarkan survey tahun 2008 disebutkan 25,9 dari 70 juta anak Indonesia adalah perokok aktif.

Apa yang membuat orang menyukai aktifitas menelan asap ini? Dr Fajri Nur Syarani Sp.P mengatakan kegilaan orang akan nikotin ini dimulai dari sekadar coba-coba, meniru, pengaruh lingkungan (teman), menganggapnya sebuah gaya, kenikmatan, hiburan, pelarian, mengatasi stres dan tidak (mau) paham akan bahaya merokok.

10 Mitos Rokok

“Ah, merokok nggak apa-apa kok” demikian biasanya kilah perokok kala seseorang menyarankannya untuk berhenti merokok. Berikut beberapa mitos seputar merokok yang diyakini para pelakonnya. Merokok hanya menyebabkan beberapa masalah yaitu yang tercantum pada label peringatan.

Saya hanya merokok sedikit dan itu tidak berbahaya bagi saya.  Saya hanya akan merokok selama beberapa tahun kemudian saya akan berhenti. Merokok dapat membantu menurunkan berat badan. Saya dapat berhenti merokok kapan pun saya mau.

Merokok tidak menyakiti siapa pun kecuali saya sendiri, Menghisap cerutu dan mengunyah tembakau aman karena tidak dihisap. Merokok atau chewing tobacco dapat menurunkan tekanan darah. Jika saya hanya menggunakan rokok filter menthol ataupun dengan kadar tar yang rendah maka saya akan baik-baik saja dan saya sudah merokok selama bertahun-tahun maka tidak ada gunanya jika saya berhenti sekarang.

Susah Untuk Dihentikan

Memang saat memutuskan untuk berhenti merokok tak bisa langsung semudah membalikkan telapak tangan. Kala racun nikotin sudah menyelusup banyak saja kendala saat niat baik itu muncul. Mood yang jelek, insomnia, frustasi, mudah marah dan cemas, sulit berkonsentrasi, kurang sabar, tidak tenang, denyut nadi meningkat dan nafsu makan/berat badan bertambah.

Ini dikarenakan nikotin memberikan efek senang yang semu. Sehingga amat susah memutuskan ikatan dengan rokok. Meski pun susah tetap saja dimana ada kemauan pasti ada jalan. Namun pastinya sebelum ada kemauan harus ada kesadaran. Setelah sadar dan mau tinggal membulatkan tekad dan katakan TIDAK pada rokok.

Tip Untuk Stop Rokok

Dimulai dari menetapkan tanggal stop merokok, memerhatikan (merenungi) kapan dan mengapa merokok, mengubah kebiasaan merokok dengan merokok hanya di tempat tertentu, jika muncul keinginan untuk menghisap rokok tahan keinginan tersebut sampai ke batas maksimal. Beli hanya satu pak rokok itu pun dengan merk yang tidak disukai dan tepat sebelum berhenti merokok buang “perkakas” ritual Anda tersebut.

Pada hari berhenti merokok cobalah mulai belajar mengatasi stres akan kebutuhan merokok, beri diri anda hadiah sewaktu Anda berhenti merokok misalnya barang yang Anda idam-idamkan dari uang rokok yang dikumpulkan, mencari dukungan dari orang terdekat serta menempuh pengobatan medis adalah metode untuk membantu berhenti rokok. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *