Pertumbuhan Ekonomi Kota Bengkulu Ditargetkan Lampaui Nasional

Oleh Tgl: February 18, 2014
helmi

Kita sangat optimis dengan target itu, apalagi dengan program yang menumbuhkan lapangan kerja baru, kita juga yakin 74.000 pengangguran di Kota Bengkulu mampu ditekan semaksimal mungkin melalui program tersebut

Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu tahun ini menargetkan pertumbuhan ekonomi kota Bengkulu sebesar 8 persen atau dengan kata lain bisa melampaui target nasional yang hanya dipasang 6 persen.

“Kita sangat optimis dengan target itu, apalagi dengan program yang menumbuhkan lapangan kerja baru, kita juga yakin 74.000 pengangguran di Kota Bengkulu mampu ditekan semaksimal mungkin melalui program tersebut,” kata Walikota Bengkulu Helmi Hasan, SE, Senin (17/2).

Menurutnya target sebesar 8 persen,  yang jauh melampaui target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan dalam APBN yakni sebesar enam persen itu optimis dapat diraih, apalagi dengan program-program yang saat ini sangat menyentuh masyarakat.

Dikatakan Helmi salah satu program yang diandalkan Pemkot Bengkulu untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah melalui program yang digulirkan pemkot Bengkulu saat ini seperti program bergulir satu milyar satu kelurahan (Samisake).

“Misalnya saja, seperti di tahun 2013 pada awal program berbasis ekonomi diluncurkan, pertumbuhan ekonomi langsung meningkat,” ujarnya.

Dijelaskannya, program Samisake itu juga mempu berperan positif dalam menumbuhkan lapangan kerja baru melalui usaha kecil dan menengah. “Jumlah keseluruhan yang dikucurkan yakni sebesar 67 miliar untuk 67 kelurahan di Bengkulu,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia yakin, bantuan modal yang kita kucurkan akan mampu mengintervensi masyarakat kecil dan menengah maupun pengangguran guna menggiatkan usaha.

“Dan hasilnya akan menggerakkan sektor ekonomi Kota Bengkulu, karena masyarakat kita berubah dari masyarakat konsumtif menjadi produktif, sehingga mampu meningkatkan pula pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

Sementara itu, pengamat sosial masyarakat Universitas Bengkulu, Lamhir syam sinaga mengatakan terkait program tersebut boleh saja pemkot menargetkan pertumbuhan dapat melampaui realisasi pertumbuhan ekonomi secara nasional, namun pemkot juga perlu memikirkan mengenai kondisi sosial masyarakat.

“Agar mereka jangan menyalahartikan pinjaman modal itu sebagai pemberian modal cuma-cuma,” singkatnya.(Sey/adv)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *