Ngambek, Pedagang Sepakat Golput

Oleh Tgl: February 17, 2014
Golput

Kami sangat kecewa padahal anggota dewan itu, terpilih, dan bisa duduk enak diruangan ac, adalah karena dipilih rakyat, sementara kami disini terus ditindas tanpa ada pembelaan dari mereka

Iwanto junaidi

BENGKULU – Ujung dari seringnya penggusuran yang dilakukan  oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pemkot Bengkulu tanpa dibela anggota DPRD Kota Bengkulu membuat para pedagang ini ngambek dan berkomitmen untuk golput pada 9 April 2014 mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua kelompok aliansi pedagang pasar Panorama dan pasar Minggu, kota Bengkulu, Iwanto junaidi yang mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan sikap wakil rakyat yang tidak melakukan apa-apa atas tindakan sewenang-wenang pemkot Bengkulu terhadap para pedagang melalui Satpol PP nya.

“Kami sangat kecewa padahal anggota dewan itu, terpilih, dan bisa duduk enak diruangan ac, adalah karena dipilih rakyat, sementara kami disini terus ditindas tanpa ada pembelaan dari mereka,” katanya kemarin.

Karena itu, katanya, pihaknya mengancam bahwa seluruh pedagang pada pemilu 9 April 2014 sepakat tak akan menggunakan hak pilihnya yang tidak berapa lama lagi.

“Tidak ada kejelasan untuk membela dan memperjuangkan nasib kami. Untuk apa kami memilih wakil rakyat, sementara kami yang rakyat kecil tidak mendapatkan perhatian, dan mereka tidak tergerak sama sekali,” lanjutnya.

Menurutny, memilih para wakil rakyat adalah hal yang percuma. “Karena setelah duduk, mereka lupa dengan kami, mereka enak-enakan, sementara kami tidak dibela sama sekali,” jelasnya.

Namun demikian, katanya, para pedagang tidak tahu ingin mengadu kepada siapa, atas nasib mereka. “Kami nggak tau, mau mengaduh dengan siapa lagi. Di saat kami didesak, dipukuli dan dagangan kami di rampas, anggota dewan hanya bisa melihat dan goyang-goyang kaki,” lirihnya.

Pihaknya sendiri mengungkapkan  bahwa pedagang tidak akan berhenti melakukan perlawanan atas penggusuran yang dilakukan pemkot Bengkulu.

“Kita akan tetap bertahan dan berdagang dilokasi, meskipun berapa kali kami akan digusur oleh petugas,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu pengusuran yang dilakukan Satpol PP terhadap pedagang berujung bentrok, para pedagang di sepanjang jalan kedondong, pasar Panorama, kota Bengkulu beberapa waktu yang lalu pun sempat menyeprotkan cabe giling segar ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pemkot Bengkulu sehingga menyebabkan amarah Satpol PP memuncak.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *