Menyebarkan “Demam” Lari Lewat Film Mari Lari

Oleh Tgl: February 19, 2014
Olivia Jensen-mari-lari

Berawal dari hobi larinya, membuat Delon Tio ingin membuat film bertemakan lari. Pun keinginan untuk membuat film Mari Lari tanpa sengaja, ketika dia ingin turut dalam Bromo Marathon 2013. “Asyik nih, kenapa tidak dibuat filmnya,” cerita Delon mengenang awal tercetusnya film Mari Lari.

Makanya ketika ide tersebut tercetus, Delon segera menghimpun kru untuk pembuatan film tersebut. Karena memang salah satu adegannya diambil ketika Bromo Marathon berlangsung. “Makanya ini termasuk film tercepat saya dalam proses pembuatannya,” cerita Delon lagi.

Dalam kurun waktu sebulan Delon sudah menuntaskan proses syuting Mari Lari. “Jadi ceritanya syutingnya ini terpisah-pisah dan tidak runut. Bahkan syuting sudah dimulai, padahal saat itu belum ketemu dengan Olivia Jensen sebagai pemeran utamanya,” tambah pria yang juga memproduseri film Simfoni Luar Biasa 2011 lalu.

Setelah menyelesaikan syuting di Bromo, barulah Delon bertemu dengan Olivia dan memulai syuting bagian yang belum selesai tersebut di Jakarta. Untuk penggarapan naskah, Delon bekerja-sama dengan Ninit Yunita—penulis yang novel Test Pack-nya difilmkan 2013 lalu.

“Ninit kebetulan memang ada naskah tentang lari, waha kebetulan sekali ini. Tinggal diganti saja di beberapa bagian disesuaikan dengan setting dan ide awal saya,” tambah Delon lagi. Pun, sebenarnya Delon sudah lama mengenal Ninit. Ternyata keduanya memang sama-sama hobi lari dan bergabung di komunitas lari Indo Runners.

“Saya memulai lari sebenarnya masih baru, sejak 2011, ketika saya sempat vakum buat film. Saya menemukan gairah baru ketika lari dan saya ingin membagikan kegemaran saya ini kepada publik, karena memang lari itu olahraga yang menyenangkan,” tambahnya lagi.

Dan ternyata Mari Lari, juga “meracuni” orang-orang yang terlibat di dalamnya. Sebut saja Olivia Jensen yang tak disangka jadi senang lari. “Iya, sejak terlibat syuting film ini, saya jadi doyan lari,” ujar aktris berdarah Jerman ini ceria.

Ibnu Jamil-Olivia Jensen-Dimas Aditya

Ibnu Jamil (Reza-sahabat Annisa), Olivia Jensen (Annisa), Dimas Aditya (Rio) #marilari

Lewat film ini jugalah Olivia menyadari kalau lari tidak hanya sekadar olahraga saja tetapi juga terapi psikologis. “Ada banyak filosofi dalam lari salah satunya adalah mengajarkan kita untuk tidak menyerah, itu yang saya suka,” kata Olivia. Film Mari Lari, rencananya bakal dirilis bulan April 2014. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *