Malaysia Jajaki Kerjasama Dengan Pemkot Bengkulu

Oleh Tgl: February 8, 2014
helmi-hasan-malaysia

Dan kemungkinan akan ada tawaran dari Malaysia beserta Indonesia untuk MoU bidang perhubungan

H. Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Ibarat sambil menyelam ambil mutiara, pada kesempatan ramah tamah dengan tamu HPN, Sabtu (8/2) Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE langsung mendapat tawaran menarik yakni kerjasama dari Pemerintah Malaysia dibidang perhubungan.

“Dan kemungkinan akan ada tawaran dari Malaysia beserta Indonesia untuk MoU bidang perhubungan,” katanya kepada awak media usai menjamu tamu HPN.

Dikatakan dia dari hasil berbincang-bincang timbullah rencana penerbangan langsung dari Malaysia ke Bengkulu sebaliknya. Saat ini kata Helmi masih dalam tahap penjajakan dan akan diikuti prosesnya selanjutnya.

“Kalau sekarang tahap pembicaran atau masih menjajakan, ada kemungkinan adanya penerbangan langsung dari Bengkulu ke Kuala Lumpur, Malaysia,” tambahnya.

Dikatakan dia, hal tersebut sangat memungkinkan apalagi sejak awal pemerintah Malaysia sudah terpikat ke Kota Bengkulu.

“Kita punya daerah-daerah pariwisata yang menarik untuk dikunjung salah satunya adalah ada Danau Dendam Tak Sudah. Bukan hanya soal danaunya, yang menarik adalah di danau itu ada Anggrek Pensil yang langkah di dunia,” jelasnya.

Dikatakan dia dengan poin-poin menarik itu Bengkulu juga punya bangunan yang bernilai historis dan menarik selain menawarkan  wisata alam Pantai Panjang yakni Benteng Malabrough yang menjadi daya pikat orang asing ke Bengkulu.

Lebih lanjut dia mengatakan selain menjajaki kerjasama dengan Malaysia pihaknya juga terus membuka peluang kerjasama dengan daerah lain demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.

”Ketika penerbangan internasional ini bisa dibuka maka mudah-mudahan masyarakat Kota Bengkulu akan jauh lebih sejahtera dan kemudian juga kerjasama antar daerah dibidang budaya dan ekonomi juga bisa ditingkatkan,” jelasnya.(sey)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *