Kurang Tertib, Bakar Ikan Terpanjang Batal Pecahkan Rekor MURI

Oleh Tgl: February 8, 2014
rusuh-rekor-muri-bakar-ikan-bengkulu

Ada accident dan masalah sedikit, karenanya saya sampaikan kepada masyarakat permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Bengkulu atas apa yang terjadi hari ini dan terimakasih saya ucapkan kepada donatur dalam merealisasikan program ini

A. Zairi

BENGKULU – Niat Komunitas Wonderful Bengkulu untuk memecahkan rekor MURI bakar ikan terpanjang yakni sepanjang 12 Km dan sebanyak 12 ton harus menelan ludah. Pasalnya niat mulia tersebut harus batal diraih karena dinilai tim MURI kurang tertib.

Penanggungjawab kegiatan A. Zairi mengungkapkan rasa maaf kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, Sponsorship dan panitia HPN akan ketidakmampuan Komunitas Wonderful Bengkulu meraih rekor MURI tersebut.

“Saya minta maaf, selaku penanggung jawab dari WB untuk bakar ikan terpanjang se Indonesia di realisasi hari ini. Ada accident dan masalah sedikit, karenanya saya sampaikan kepada masyarakat, permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Bengkulu atas apa yang terjadi hari ini dan terimakasih saya ucapkan kepada donatur dalam merealisasikan program ini,” katanya dengan nada yang sedih, Sabtu (8/2) petang di Kuala View.

Dikatakan dia, berdasarkan keputusan MURI pecah rekor itu tidak dapat diraih karena berdasarkan penilaian tidak tertib sehingga masyarakat tidak nyaman apalagi distribusi ikan yang disiapkan lebih dari 12 ton itu terhambat.

“Tim muri sendiri alasannya cukup klise yang jelas kami tangkap penyebabnya karena masyarakat yang ingin membakar ikan banyak tidak kebagian dan itu menyebabkan tidak tertib sehingga membuat kenyamanannya berkurang,” tuturnya.

Akan tetapi kata dia, meski saat ini komunitas yang diisi belasan anak muda Bengkulu ini akan terus memperjuangkan rekor-rekor MURI selanjutnya.

“Kami akan terus berjuang memberikan yang terbaik. Event hari ini sekali kita memohon maaf yang sebesarnya apa yang terjadi hari ini motivasi dan pecutan untuk berjuang memperkenalkan Bengkulu di mata nasional dan internasional,” tambahnya.

Sementara itu, Mohd. Saleh selaku sponsor terbesar di rencana rekor MURI mengaku sedih akan situasi seperti itu. Apalagi dana yang dikeluarkan untuk berton-ton ikan segar itu bukan sedikit dan waktu yang dicurahkan untuk mensukseskan pemeriahan HPN juga sudah sejak 6 bulan lalu.

Karenanya atas kerusuhan yang terjadi dan keluhan masyarakat kerena waktu pelaksanaan pagi tadi tidak mendapatkan ikan untuk dipanggang. Pihaknya siap mendata kembali warga yang mendapatkan ikan dan mendistribusikannya sebagai bentuk tanggungjawab dari acara yang ia seponsori ini.

“Selaku sponsor utama kegiatan mecah rekor muri saya sudah berusaha saya sudah mensposnsori untuk melihat Bengkulu yang hebat. Tapi kenyataan dilapangan berkata lain. Atas tidak tercapai rekor muri. Ini murni keteledoran, kami akan berusaha menutupi kekecewaan masyarakat mungkin kami akan mendistribusikan ikan untuk masyarakat yang belum mendapatkan ikan dan menjadi rebutan itu,” jelas dia dengan nada sedih.(sey)





One Comment

  1. reno

    February 8, 2014 at 21:45

    harusnya 2 pemimpin yang ustad fikirin rakyat…
    buat apa mubazirin duit cma buat kesombongan (riya)
    banyak orang tak mampu disini…
    sumbangkan tu dana ma anak yatim tanpa hrus da dendam..
    atau buat lap kerjaan…
    banyak orang jd berdosa gara -gara acara ini (ghibah) dan benci…
    masyarakat kita belum siappp
    masyarakat kita masih lapar….
    jgn tambah buat lapar

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *