KPU Belum Akomodir TPS Khusus Lansia

Oleh Tgl: February 27, 2014
Irwan Syaputra Ketua KPU Provinsi

Pemilu lansia dianjurkan dengan memberdayakan TPS disekitar lokasinya dan petugas pemungutan suara juga akan membantu warga lanjut usia menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan

Irwan Syaputra

BENGKULU – Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Syaputra mengungkapkan sampai saat ini pihaknya hanya menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus bagi warga binaan rumah tahanan dan Rumash Sakit namun belum mengakomodir TPS Khusus di Panti Jompo atau TPS untuk lansia.

“Sampai saat ini belum ada TPS Khusus lansia,” katanya, kemarin.

Tetapi untuk membantu para lansia menentukan pilihannya pemilu 9 April mendatang pihaknya menggungkapkan pemilih lansia dapat memperdayakan TPS yang disekitar lokasi panti-panti tersebut.

Irwan mengatakan, dalam peraturan KPU TPS khusus katanya hanya diakomodir hanya untuk rumah tahanan dan Rumah sakit namun bukan berarti para lansia tidak bisa menggunakan hak pilihnya sebab petugas pemungutan suara juga akan membantu dalam proses pemilihan.

“Pemilu lansia dianjurkan dengan memberdayakan TPS disekitar lokasinya dan petugas pemungutan suara juga akan membantu warga lanjut usia menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan,” paparnya.

Sementara untuk pemberlakuan TPS khusus yang berada di rutan, pemilih yang tidak memiliki NIK sudah berkurang dan  bagi yang belum memiliki NIK juga dapat memilih asal sesuai prosedur dan ketentuan.

“Pemilih narapida kalau untuk di Kota yang tidak memiliki NIK berkurang, yang tidak memiliki NIK tetap bisa menggunakan hak pilihnya asal identitas yang mereka memiliki masih ada seperti KTP yang sudah mati.  Kalau pun dia tidak memiliki identitas selagi kepala lapas menjamin dan kita melakukan crosscheck benar bisa tetap memilih,” terangnya.

Disisi lain, TPS yang berada di Rumah Sakit juga diberlakukan yang sama, dimana ketika pasien yang tidak bisa datang ke TPS maka panitia pemungutan suara akan mendatangi pasien dan menemani memilih dengan didampingi saksi.

“Asal membawa A5 atau surat keterangan pindah memilih, pasien yang tidak bisa datang ke TPS. Petugas kita yang datang menemui pasien tersebut pada dengan ditemani saksi,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *