KPID Gelar Sosialisasi Pemantauan Iklan Kampanye

Oleh Tgl: February 24, 2014
Sosialisasi Pemantauan Iklan Kampanye

Kami menegaskan caleg dilarang beriklan yang melanggar kalau versi KPU bahwa kampanye terbagi 4 unsur. Jika melanggar 4 unsur tersebut maka akan kami tegur

Fajri Ansori, SE

BENGKULU – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu, Senin (24/2) menggelar sosialisasi dan pemantauan iklan kampanye pemilu pada lembaga penyiaran di Bidadari Hotel.

Dikatakan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bengkulu Fajri Ansori, SE mengatakan sosialisasi ini dilakukan agar media massa khususnya eletronik mengetahui batas-batasan dalam menayangkan iklan dan mengarahkan iklan yang masuk terutama dari calon anggota legislatif agar tidak mengandung unsur-unsur kampanye.

“Acara yang melibatkan unsur partai politik dan penyiaran ini juga mengahadirkan perwakilan televisi di Provinsi Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan bagaimana keterlibatan KPID mengawali pemilu dan mengawasi konten iklan kampanye,” jelasnya kepada awak media.

Dikatakan dia, sosialisasi ini dianggap penting mengingat sudah banyak iklan-iklan yang tampil sebelum masuk waktu kampanye. Terlebih pemilu 2014 menjadi ajang bagi media massa untuk meraih keuntungan.

“Kami menegaskan caleg dilarang beriklan yang melanggar kalau versi KPU bahwa kampanye terbagi 4 unsur. Jika melanggar 4 unsur tersebut maka akan kami tegur,” paparnya.

Dia mengatakan sesuai dengan aturan, 4 unsur yang sudah disepakati bersama dalam penerbitan iklan kampanye yakni setiap calon legislatif yang beriklan dilarang mencantumkan atribut partai, daerah pemilihan, nomor urut calon, biodata, visi-misi sebelum 16 Maret sampai 5 April 2014 mendatang atau sebelum masuk waktu kampanye.

“Itu adalah kesepakatan bersama antara ketua KPI pusat, bawaslu, kpu, dan media penyiaran,” terangnya.

Untuk diketahui dari sosialisasi ini pantauan iklan kampanye diikuti sekitar 25 orang perwakilan media dan unsur parpol.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *