Keputusan Otonomi Lembak Dijadwalkan 6 Maret 2014

Oleh Tgl: February 22, 2014
Hamka Sabri - Biro Pemerintaha Pemprov bengkulu

Pelaksanaan paripurnanya telah dijadwalkan pada Kamis, 6 Maret 2014 dan dalam waktu 2-3 bulan kedepan jika telah disahkan, maka akan segera dikeluarkan undang-undang tentang pembentukan daerah otonomi baru calon kabupaten Lembak

Drs. Hamka Sabri

BENGKULU – Kepala Biro (Karo) Administrasi Pemerintahan Umum Setda Provinsi Bengkulu Drs. Hamka Sabri mengatakan nasib otonomi daerah Kabupaten Lembak akan ditentukan pada 6 Maret 2014 mendatang.

Hamka mengatakan saat ini Direktoral Jenderal Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Dirjenpum Kemendagri RI) telah menjadwalkan pelaksanaan paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan agenda pengesahan usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) calon kabupaten Lembak pada 6 Maret 2014.

“Pelaksanaan paripurnanya telah dijadwalkan pada Kamis, 6 Maret 2014 dan dalam waktu 2-3 bulan kedepan jika telah disahkan, maka akan segera dikeluarkan undang-undang tentang pembentukan daerah otonomi baru calon kabupaten Lembak,” jelasnya, kemarin.

Kemudian, katanya, setelah dilakukan evaluasi yang dipimpin langsung ketua tim Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PDOB) bersama dirjenpum kemendagri Torman Sitorus, telah disepakati dengan pihak DPR RI untuk melakukan paripurna pengesahan tersebut pada 6 Maret 2014.

Hamka menyebutkan dari hasil tahapan evaluasi yang dilakukan oleh tim dirjen otonomi Daerah dewan pertimbangan Otonomi daerah yang turun langsung ke Lembak pada Jum’at (14/2) dan sabtu (15/2) lalu, telah dilakukan penandatanganan pernyataan berita acara oleh Bupati Rejang lebong, Ketua DPRD RL dan Ketua DPRD provinsi.

“Dan dinyatakan bahwa seluruh berkas yang dimasukkan ke mendagri adalah benar,” ujarnya.

Sehingga kata Hamka proses pembentukan DOB calon kabupaten Lembak dapat dipastikan selesai sebelum pemilu 9 April mendatang. “Jika telah dilakukan paripurna pengesahan dan disepakati, maka sebelum pemilu nanti, Lembak sudah menjadi kabupaten baru,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, jika telah terbentuk DOB yakni kabupaten pemekaran Lembak, maka kabupaten Lembak sementara akan dipimpin oleh caretaker dengan syarat minimal sebagai pejabat eselon II yang aktif di tingkat provinsi.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *