ICW Apresiasi Pembrantasan Korupsi KPK – Kepolisian Meningkat

Oleh Tgl: February 10, 2014
Korupsi

Kasus-kasus atau tersangka-tersangka yang ada sepanjang tahun 2013, jadi periode pemantauan itu mulai dari Januari sampai bulan Desember 2013 itu ada 1271 tersangka. Ini meningkat dari dua tahun yang lalu

Tama S. Langkun

JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan tiga tahun terakhir, pemberantasan korupsi di Indonesia mengalami peningkatan. Pasalnya dilihat dari jumlah kasus yang ditangani maupun aktor yang ditetapkan sebagai tersangka, baik di Komisi Pemberantasan Korupsi maupun di kepolisian dan kejaksaan mengalami peningkatan.

“Kasus-kasus atau tersangka-tersangka yang ada sepanjang tahun 2013, jadi periode pemantauan itu mulai dari Januari sampai bulan Desember 2013 itu ada 1271 tersangka. Ini meningkat dari dua tahun yang lalu,” kata Peneliti Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S. Langkun, Senin (10/2).

Dikutip dari VoA, Tama mengatakan  temuan kerugian negara dalam penanganan perkara pemberantasan korupsi baik di KPK, Kepolisian dan Kejaksaan juga terus mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir, bahkan di tahun 2011 saja tercatat ada 1056 tersangka yang sudah ditetapkan.

“Kalau di tahun 2010 katakanlah 3 tahun silam kerugian negara rp 2,1 trilyun. Awal Januari sampai Desember 2013 itu sampe diangka rp 7,4 trilyun. Ini kan signifikan. Bahkan sampai di 2011 sempat sampai diangka rp 10 trilyun lebih, karena ada kasus century. Jadi sebetulnya kalau di prospektif penanganan perkara ya baik di KPK, Kepolisian dan kejaksaan meningkat,” jelas Tama S. Langkun.

Selama tahun 2013 KPK telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 1,196 Trilyun. “Pengembalian PNBP dari penanganan tindak pidana korupsi dan gratifikasi sebesar Rp 1,196 Trilyun,” demikian penjelasan Ketua KPK, Abraham Samad.

Samad menambahkan, total penyelamatan uang negara selama 2013 lebih besar dari 2012 yang hanya sebesar Rp 113,8 Milyar.

Sementara itu Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman menerangkan sepanjang 2013 Kepolisian Republik Indonesia berhasil menyelamatkan uang negara hampir Rp 1 Trilyun dari kasus korupsi.

“Keuangan negara yang dapat diselamatkan untuk tahun 2012 sebanyak Rp 201 Milyar lebih. Sedangkan di tahun 2013 naik menjadi Rp 915 Milyar lebih atau hampir Rp 1 Trilyun keuangan negara yang berhasil kita selamatkan. Sehingga kenaikan yang terjadi sebesar Rp 713 Miliar atau 77,92 persen. Kerugian negara dari kasus korupsi itu antara lain didominasi dari sektor pajak, salah satunya di institusi bea dan cukai,” jelas Jenderal Sutarman.(**)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *