Gubernur Sumsel Dianugerahi Pelopor Pendidikan Pers Asean

Oleh Tgl: February 9, 2014
Alex Noerdin  copy

Kalau jurnalis sudah kompeten pasti media juga baik, bisa menyampaikan sesuatu itu dengan rasional jadi tidak melihat yang jelek saja tetapi yang baik juga untuk satu daerah. Dan untuk menciptakan kualitas harus ada fasilitasnya, yang jelas tidak malu-maluin, karena akan kita buat seperti standar Asean

Alex Noerdin

BENGKULU – Gubernur Sumsel, Alex Noerdin pada puncak perayaan HPN, Minggu (9/2)  dianugrahi penghargaan sebagai Tokoh Pelopor Pendidikan Pers Indonesia oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat.

Penghargaan yang disaksikan delegasi wartawan se Indonesia, luar negeri, para menteri, dan presiden dan ibu Negara ini diberikan langsung oleh ketua PWI pusat Margiono.Pengharaan ini diberikan kepada Pemprov Sumatera Selatan karena dinilai peduli akan jurnalis terlebih Sumsel sudah berencana membangun pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) untuk wartawan di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

“Dan setelah acara ini besok kami (para jurnalis-red) akan berbondong-bondong ke Palembang untuk melakukan pelatihan jurnalis Asean pertama di Indonesia,” jelas Margiono.

Dikatakan Margiono, penghargaan ini dilakukan dalam mempersiapkan diri, untuk menjadi masyarakat ASEAN tahun 2015 mendatang.

Sementara, kepada awak media Alex Noerdin mengatakan penghargaan itu memberikan motivasi untuk dirinya mengembangkan dan memajukan insan pers yang mengawaki suatu media baik diwilayahnya maupun di Indonesia.

”Suatu kebanggan buat kita semua karena apa ?, peran media itu luar biasa pentingnya baik daerah dan nasional pasti. Media itu siapa yang mengawakinya ?, ya jurnalis itulah, karenanya jurnalis itu harus kompeten dalam bidangnya. Untuk kompeten dalam bidangnya harus ada pendidikan jurnalis yang didalamnya selain ada kompetensi, etika, pengetahuan, dan lain sebaginya,” katanya di Benteng Malabrough.

Dia mengatakan untuk meningkatkan kompetensi wartawan pihaknya segera membangun pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) untuk wartawan di kawasan Asia Tenggara yang akan dibangun di kawasan Jakabaring

“Kalau jurnalis sudah kompeten pasti media juga baik, bisa menyampaikan sesuatu itu dengan rasional jadi tidak melihat yang jelek saja tetapi yang baik juga untuk satu daerah. Dan untuk menciptakan kualitas harus ada fasilitasnya, yang jelas tidak malu-maluin, karena akan kita buat seperti standar Asean,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *