DPRD Tunggu Usulan Raperda Alih Fungsi Lahan

Oleh Tgl: February 24, 2014
junaidi-tanam-pohon-300x336

DPRD Provinsi Bengkulu meminta kepada Pemprov Bengkulu untuk segera menyampaikan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif eksekutif mengenai alih fungsi lahan di Bengkulu

Siswadi, SP

BENGKULU  – Anggota komisi II DPRD provinsi Bengkulu, Siswadi, SP mengungkapkan bahwa saat ini DPRD provinsi menunggu usulan Pemprov Bengkulu terkait raperda alih fungsi lahan.

“DPRD Provinsi Bengkulu meminta kepada Pemprov Bengkulu untuk segera menyampaikan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif eksekutif mengenai alih fungsi lahan di Bengkulu,” kata politisi Partai PKS ini.

Permintaan ini kata dia, mengingat sudah berulang kali Pemprov Bengkulu berniat  membuat raperda tersebut. Bahkan Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag.,M.Pd sempat ingin menyampaikan inisiatif wajib tanam pohon.

“Namun ternyata hingga sekarang, masih tetap belum ada usulan tersebut kita terima sebagai raperda inisiatif eksekutif,” ujarnya.

Padahal, katanya, pihaknya bisa saja membuat raperda tersebut sebagai raperda inisiatif legislatif. “Namun, alangkah lebih baiknya pemprov yang menyiapkannya, lagi pula sebelumnya mereka telah merencanakan hal tersebut,” katanya.

Dengan adanya perda mengenai alih fungsi lahan, katanya, maka bisa menjadi solusi atas maraknya alih fungsi lahan di Bengkulu yang mengancam ketahanan pangan.

Sebab nantinya dalam perda tersebut juga akan mengatur keharusan menyiapkan dana agar tidak ada lagi alih fungsi lahan lagi. Dan dana tersebut akan disiapkan untuk membangun irigasi sehingga perairan tidak macet, membangunan sarana dan prasarana serta dapat menjamin kepastian harga hasi pertanian dapat stabil.

“Melalui perda itu nanti akan mengatur saksi jika pemilik lahan melakukan alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perkebunan,” lanjutnya. (Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *