Dishubkominfo Provinsi Akan Berpisah Struktur

Oleh Tgl: February 12, 2014
Kominfo

Sesuai saran dari menteri maka secepatnya kami membuat peraturan itu, saat ini masih dalam pengkajian akan rencana pemisahan Dishubkominfo itu

Puthut Eko Purnomo

BENGKULU – Terkait permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Tifatul Sembiring, untuk memisah struktur organisasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dishubkominfo Provinsi Bengkulu saat ini menyusun peraturan pemisahan struktur yang dipesankan pada saat kunjungan Menteri ke Bengkulu pada rangkaian kegiatan HPN kemarin.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Eko Agusrianto melalui Kabag Humasnya Puthut Eko Purnomo, Rabu (12/2) petang saat ini Dishubkominfo tengah menyiapkan peraturan perubahan struktur tersebut.

Kemudian kedepannya kata dia, Dishubkominfo akan melakukan pemisahan Dinas Perhubungan Komunikasi dan informasi (Dishubkominfo) menjadi dua instansi. Yakni, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Bengkulu.

“Sesuai saran dari menteri maka secepatnya kami membuat peraturan itu, saat ini masih dalam pengkajian akan rencana pemisahan Dishubkominfo itu,” jelas dia kepada bengkuluonline.com.

Puthut menyampaikan memang ada baiknya antara perhubungan dan komunikasi dan informasi beda dinas. Ditambah lagi, tanggung jawab kerja yang semakin banyak, jadi pemisahan tersebut harus dilakukan.

“Seperti di daerah lainnya yakni contoh saja Surabaya dan Palembang yang sudah melakukan pemisahan antara Dishub dan Diskominfo. Ada banyak tetapi saya tidak hapal apa saja daerahnya. Itukan alasannya terlalu luas tanggungjawabnya jadi disarankan menteri untuk dipisah,” kata dia.

Sayangnya kata Puthut ada kesulitan yang dihadapi dalam proses pemisahan strukutur ini pasalnya di Provinsi Bengkulu terdapat peraturan jumlah maksimal SKPD yang dibentuk. Dan saat ini jumlah SKPD di tingkat provinsi sudah dalam jumlah maksimal.

“Kesulitan kita menganut jumlah dinas itu maksimal dan minimal kalau pecah ya harus ada yang direvisi peraturannya,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *