Dinilai Mendiskriminasi Agama Lain, Dewan Kritik Shalat Berjamaah Berhadiah

Oleh Tgl: February 14, 2014
Shalat Berjamaah

Tak perlu diiming-iming hadiah, nanti akan berbeda niat orang yang ikut shalat karena tujuan hadiah ini. Bahkan ini akan menimbulkan dosa bukan menjadi pahala karena niat sudah melenceng

Sofyan Hardi

BENGKULU – Terkait kebijakan reward haji, umrah, mobil dan hadiah menarik lainnya yang diberikan oleh Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE untuk masyarakat yang rajin shalat, akhirnya menuai kritikan anggota DPRD Kota Bengkulu.

Salah satu anggota DPRD Kota Bengkulu Sofyan Hardi menilai kebijakan yang diterapkan seperti itu dinilai tidak mendidik apalagi di Kota Bengkulu masyarakatnya tidak hanya memeluk Agama Islam melainkan ada pula yang memeluk agama selain agama mayoritas itu.

“Tak perlu diiming-iming hadiah, nanti akan berbeda niat orang yang ikut shalat karena tujuan hadiah ini. Bahkan ini akan menimbulkan dosa bukan menjadi pahala karena niat sudah melenceng,” katanya kepada bengkuluonline.com.

Apalagi lanjut Ketua MPC Pemuda Pancasila ini,  berada diwilayah kesatuan NKRI yang menganut asas Pancasila, pada sila pertama sangat jelas bahwa ketuhanan yang maha Esa, sehingga seharusnya walikota tidak hanya mempedulikan satu agama saja.

“Terus ? apakah di Kota Bengkulu hanya Agama Islam yang ada. Kok agama lain tidak diperhatikan ?. Ini akan menimbulkan kecemburuan antar umat beragama sebab walikota bukan hanya milik orang islam, tapi dia milik seluruh umat,” jelasnya.

Lebih jauh menurut Sofyan urusan agama tidak bisa dipaksakan karena tanggaung jawabnya kepada tuhan masing-masing dan bentuknya urusan pribadi.

“Sebagai pemimpin yang arif cukup dengan anjuran saja untuk meminta orang shalat berjamaah. Yang tersentuh akan melakukan shalat berjamaah. Bukan dengan cara iming-iming hadiah,” terangnya.

Menurut Sofyan jikalau mau memberikan anjuran untuk melakukan ibadah sekalipun bukan hanya ke agama islam saja. “Tetapi agama lain pun walikota hendaknya memberi anjuran untuk melakukan kegiatan sesuai dengan agamanya,” tutupnya.(Sey)

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *