BNN : Rehabilitasi Tidak Untuk Bandar Narkoba

Oleh Tgl: February 23, 2014
Bandar Narkoba

kalau pengguna yang ada dalam jaringan, bandar dan pengedar sama sekali tak ada urusan karena mereka tidak berhak dilakukan rehabilitasi namun sebaliknya dilakukan penegakan hukum

Kombes. Pol Slamet Pribadi

BENGKULU – Meski Badan Narkotika Nasional (BNN) menilai rehabilitasi sangat efektif bagi pecandu narkoba untuk menekan tingginya angka penggunaan narkoba di Indonesia, akan tetapi rehabilitasi tidak berlaku bagi bandar atau produsen narkoba.

Hal ini ditegaskan oleh Kasubdit Heroin Direktorat Narkotik Alami Deputi bidang pemberantasan BNN Pusat Kombes. Pol Slamet Pribadi, menurutnya tidak ada istilah rehabilitasi bagi bandar narkoba yang juga menjadi pengguna narkoba, karenanya sanksi yang masih berlaku untuk Bandar narkoba adalah divonis penjara oleh hakim saat sidang kasus narkoba.

“Sementara untuk pengguna narkoba murni wajib mendapatkan rehabilitasi. Rehabilitasi itu diarahkan bagi para pengguna Narkoba Murni, kalau pengguna yang ada dalam jaringan, bandar dan pengedar sama sekali tak ada urusan karena mereka tidak berhak dilakukan rehabilitasi namun sebaliknya dilakukan penegakan hukum,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya pemberlakuan ketentuan seperti itu sangat efektif mengingat kasus narkoba yang makin meningkat terutama di Provinsi Bengkulu yang melibatkan sejumlah bandar baru dan bandar besar.

Disisi lain, kata dia kalau para pengguna narkoba murni tersebut adalah orang yang perlu diobati, perlu dipulihkan, dan itu wajib dilakukan. Tetapi kalau mereka (Pengguna murni-red) dikriminalisasi dan dimasukkan kedalam penjara dan kumpul dengan para bandar dan mafia dan kemudian bebas justeru sangat dipastikan yang bersangkutan akan lebih buruk lagi dimana adiksinya atau tingkat ketergantungannya meningkat.

“Dan yang lebih buruk lagi, pengguna Narkoba murni ini bukannya berubah tapi justeru yang bersangkutan akan semakin jatuh dimana dia menjadi kurir dan bandar baru dan pemain baru malah akan lebih hebat dan lebih pintar karena saat dipenjara para pengguna murni ini mendapat pengalaman dan sekolah karena saat didalam dia berkumpul dengan para bandar dan mafia,” imbuhnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *