Belajar Hipnotis, Puluhan Siswa SMP Kesurupan Masal

Oleh Tgl: February 3, 2014
pelajar

Setelah sebelumnya membawa para siswa ke mushala Al-Jihad SMPN 8 dan didoakan, setelah sadar, kita suruh mereka pulang dan proses belajar mengajar dihentikan sementara

Salmi, S.Pd

BENGKULU –  Kejadian kesurupan massal menghebohkan warga sekitar  SMPN 8 Kota Bengkulu yang menimpa puluhan siswanya saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung, akibatnya, , sekitar pukul 11.00 WIB, para siswa dipulangkan lebih awal dari semestinya.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB, saat siswa sedang belajar dan memasuki waktu jam istrihat. Namun tiba-tiba, beberapa murid mulai berteriak histeris sehingga menghentikan aktivitas kelas dan membuat panik satu sekolah,” jelas Rita, S.Pd yang merupakan guru bahasa Indonesia di SMPN 8 kota Bengkulu, Senin (3/2).

Ia mengatakan, ada sekitar 20 murid yang mengalami kesurupan di kelas VII dan kelas VIII. “Dari pengakuan murid, mereka mengatakan melihat sosok penampakan yang membuat mereka takut sehingga mereka menjadi histeris,” katanya.

Menurutnya, kejadian tersebut berawal dari siswa yang sebelumnya mengikuti pelatihan paskibraka di SMUN 2 kota Bengkulu pada Sabtu (1/2) lalu.

“Disana para siswa disela-sela latihan belajar melakukan hipnotis, yang kemudian mengakibatkan beberapa siswa menjadi pingsan saat itu,” jelasnya.

Bisa jadi katanya, kejadian tersebut kemudian terbawa hingga ke sekolah dan mengakibatkan kesurupan masal.

Sementara itu, kepala sekolah SMPN 8 kota Bengkulu Salmi,S.Pd mengatakan atas kejadian tersebut, pihak sekolah memulangkan siswa lebih awal dari jadwal semestinya. Pemulangan siswa dilakukan secara bertahap. Pelajar yang kesurupan dan sudah tenang diantar pulang. Pemulangan itu dimaksudkan agar korban tidak bertambah.

“Setelah sebelumnya membawa para siswa ke mushala Al-Jihad SMPN 8 dan didoakan, setelah sadar, kita suruh mereka pulang dan proses belajar mengajar dihentikan sementara,” singkatnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *