Apakah Anda Termasuk Orang Yang Posesif?

Oleh Tgl: February 9, 2014
posesif

Dalam kamus Bahasa Inggris possessive; having or showing a desire to control or dominate yang artinya sikap mengontrol atau mendominasi seseorang. Biasanya dilakukan kepada pasangan.

Padahal cinta itu seharusnya menciptakan rumah hangat tempat Anda dan  pasangan pulang. Bukan sangkar emas yang mengungkung dan membatasi ruang geraknya. Sebesar apapun cinta, tidak membuat yang dikasihinya tertekan dengan perasaan yang kelewat meledak-ledak. Sehingga bukannya menikmati malahan terbebani.

Apakah Anda termasuk tipikal orang yang seperti itu?

1. Wajib Lapor

Ibarat orang asing yang masuk ke perumahan elite yang dikenakan wajib lapor 1 X 24 jam ke satpam setempat. Pasangan harus memberikan informasi lengkap dan bersama siapa dia pergi. Tidak cukup memberikan pesan singkat sekali, Anda melakukannya berkali-kali bahkan sampai meneleponnya terus menerus.

2. Penting Tahu Password Jejaring Sosial

Anda terkesan ingin tahu semuanya dan wajib tahu malah. Sampai-sampai password E-mail, Facebook dan Twitternya pasangan juga perlu Anda ketahui. Semua orang butuh ranah privasinya masing-masing. Jangan “berjalan” terlalu jauh.

3. Pasangan Jadi Berbeda

Ya, dia menjadi orang yang tidak Anda kenal. Dia tidak seceria dan seterbuka dulu. Jarang menceritakan teman-temannya. Karena apa? Karena dia enggan untuk mengekspresikan dirinya. Takut Anda marah dan menghalangi kebebasannya berpikir dan berbuat.

4. Anda Tidak Menyukai Semua Temannya

Mustahil tidak ada satupun temannya yang Anda sukai. Anda menganggap semua temannya tidak baik dengan alasan yang bahkan Anda sendiri pun tidak tahu penjelasannya. Sampai-sampai akhirnya Anda sadar, hanya Anda saja temannya. Nah, di sini mungkin Anda baru ngeh kalau Anda sudah menarik pasangan dari lingkaran sosialnya.

5. Cemburu Akut

Ibarat masakan, Cemburu adalah salah satu bumbu penyedap dalam cinta tapi kalau kebanyakan malah bikin pusing. Bukan hanya Anda saja yang sakit kepala tapi pasangan akan merasa mual. Dan bukan tidak mustahil perasaan sayangnya akan sirna dan berbalik untuk mengakhiri hubungan. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *