Anggota DPD RI Bengkulu Tolak Dana Saksi Parpol

Oleh Tgl: February 15, 2014
DPD RI

Kami tidak setuju adanya dana saksi parpol, lebih baik dana tersebut dimanfaatkan untuk hal yang lebih bermanfaat

Bambang Suroso

BENGKULU – Terkait rencana Pemerintah untuk membayarkan dana saksi parpol peserta 9 April Pemilu 2014 mendatang, Lembaga DPD RI menetapkkan keputusannya menolak adanya anggaran dan saksi tersebut.

Seperti diungkapkan Anggota DPD RI dari Propinsi Bengkulu Bambang Suroso di Bengkulu kemarin. Menurut Bambang Suroso, meskipun sebagian pihak mendukung keinginan dari Pemerintah tersebut, karena alasan untuk mengantisipasi kecurangan dalam pemilu, namun sebaiknya Pemerintah dapat meninjau ulang kembali.

Sebab kata dia daripada dana yang bersumber dari APBN mencapai 700 milyar rupiah itu untuk membayar saksi parpol pada hari H Pemilu Legislatif di Tempat Pemungutan Suara TPS lebih baik dana tersbeut dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih membutuhkan perhatian dari pemerintah, seperti penanganan bencana alam di negeri ini yang kian marak terjadi.

Sehingga kata dia kebijakan yang dilaksanakan Pemerintah lebih dianggap berpihak kepada rakyat.

“Kami tidak setuju adanya dana saksi parpol, lebih baik dana tersebut dimanfaatkan untuk hal yang lebih bermanfaat,” katanya.

Bambang Suroso juga mengakui, penolakan dana saksi untuk dibayarkan oleh negara ini tidak saja berasal dari lembaga DPD, tetapi sebagian parpol besar juga telah menyatakan menolak menerima dana saksi.

Akan tetapi ditambahkan Bambang, apabila kebijakan Pemerintah tetap memberikan dana saksi parpol tersebut, maka untuk caleg DPD RI juga harus diberikan. Mengingat apabila tidak sama juga kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak mengedepankan azaz keadilan.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *