8 Kali Gempa Kecil, Status Gunung Kaba Masih Kategori Normal

Oleh Tgl: February 18, 2014
bukit kaba

Meski saat ini kondisi Gunung Api Bukit Kaba tersebut masihberstatus normal, namun seluruh warga sekitar gunung yakni warga Sumber Urip terutama yang ada di Rejang Lebong harus tetap waspada terhadap hal-hal yang mungkin bisa saja terjadi

Kolendri

BENGKULU – Kepala Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) provinsi Bengkulu Ir. Kolendri, Senin (17/2) petang mengungkapkan jika 9 gunung berapi di Indonesia berstatus waspada, tiga berstatus siaga dan satu berstatus awas bukan berarti terjadi peningkatan status pada Gunung Kaba Bengkulu yang dinilai masih aman.

Dikatakan Kolendri meski status aman atau normal, namun dirinya tetap mengingatkan agar warga disekitar gunung kaba, Rejang lebong  untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam gunung meletus yang saat ini seolah susul-menyusul terjadi di daerah lain, apalagi dalam 2 hari belakangan terjadi 8 kali gempa kecil di Bengkulu.

“Meski saat ini kondisi Gunung Api Bukit Kaba tersebut masihberstatus normal, namun seluruh warga sekitar gunung yakni warga Sumber Urip terutama yang ada di Rejang Lebong harus tetap waspada terhadap hal-hal yang mungkin bisa saja terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, Gunung api Bukit Kaba dengan ketinggian sekitar 1.938 M.pdl tidak akan meletus tiba-tiba. Sebab ada beberapa tahapan yang harus dilalui yaitu dari normal kemudian menjadi waspada, siaga dan awas sesuai ancamannya.

“Namun dampak dari abu vulkanik tersebut hanya menjangkau radius 8 Km. Dan sejak kejadian hingga  saat ini kondisi gunung api bukit Kaba masih istirahat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan dia warga sekitar gunung yang terakhir aktif dan mengeluarkan abu vulkanik serta material pasir kasar pada tahun 1951 lalu juga sudah disiapkan dengan simulasi gunung meletus yang telah dilakukan  beberapa waktu lalu oleh BPBD.

“Warga memang harus tetap waspada, dan untuk itulah dilakukan simulasi kemarin. Agar semua masyarakat terutama yang lokasinya dekat dengan gunung itu maka harus tetap hati-hati dan waspada karena kalau memang hal terburuk itu terjadimaka warga bisa melakukan penyelamatan dini untuk mengantisipasi korban,” jelasnya.

Sementara itu,Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Bukit Kaba Sigit Widianto mengatakan, meski dalam 2 hari terakhir sering terjadi gempa Vulkanik selama 8 kali dengan kekuatan 0,5 Skala Richter (SR) hingga 1,5 Skala Richter (SR) yang berpusat dari Gunung Kaba Rejang Lebong yang merupakan gunung berapi aktif, namun saat ini masih berstatus normal.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *