250 Relawan Demokrasi Diharapkan Tekan Angka Golput Bengkulu

Oleh Tgl: February 23, 2014
Relawan Demokrasi

Dengan dibentuknya Relawan Demokrasi di 10 kab/kota se Provinsi Bengkulu kita berharap mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat dan mampu menekan angka partisipasi pemilih agar tidak golput

Irwan Syaputra

BENGKULU – Salah satu strategi KPU Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 9 April 2014 adalah dengan membentuk relawan demokrasi dimasing-masing wilayah otonom daerah seprovinsi Bengkulu.

“Dengan dibentuknya Relawan Demokrasi di 10 kab/kota se Provinsi Bengkulu kita berharap mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat dan mampu menekan angka partisipasi pemilih agar tidak golput,” kata Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Syaputra, kemarin.

Irwan mengatakan Relawan Demokrasi yang direkrut oleh kab/kota sampai saat ini ada 250 orang dengan rincian 1 kabupaten atau kota memiliki 25 orang anggota dari 5 segmen strategis pemilu.

“Dulu tahun lalu memang untuk meingkatkan partisipasi kita ada agen sosialisasi, kalau untuk 2014 agen sosialisasi kita ubah menjadi relawan demokrasi yang disetiap kabupaten ada 25 orang,” jelasnya.

Dikatan Irwan, 250 relawan yang berasal 5 segmen stretegis kelompok masyarakat ini dinilai memiliki basis masyarakat yang jelas sehingga dapat merangkul kelompok-kolompok masyarakat dari setiap perwakilannya.

“Jadi yang basisnya pemilih pemula dapat merangkul kelompoknya yang jumlahnya 30 persen, begitu pula pemilih perempuan yang mencapai 20 persen, tokoh masyarakat dan agama, penyadang disabilitas, dan kelompk marginal atau mereka yang jarang disentuh dari program-program pemerintah. Semua segmen itulah ada perwakilan relawannya,” papar Irwan.

Lebih lanjut, kata Irwan relawan demokrasi tersebut terus dibekali oleh komisioner KPU dengan berbagai bimtek.

“Mereka turun langsug kelapangan, dan  bertujuan meningkatkan kualitas pemilu, partisipasi pemilih,kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi diwilayahnya masing-masing,” tutupnya.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *