15.000 Relawan Lebih Powerfull Ketimbang Baliho

Oleh Tgl: February 3, 2014
Anies-Baswedan

Saya juga menggunakan media sebagai sosialisasi, tidak hanya Twitter atau Facebook tetapi juga wawancara di beberapa media, makanya kalau saya diundang di stasiun televisi sebagai pembicara saya bersyukur sekali

Anies Baswedan

Ini dikatakan Anies Baswedan dalam peluncuran bukunya berjudul Melampaui Mimpi yang ditulis oleh Syafiq Basri, Senin (3/2) di Warung Bang Hoody, Jakarta. Sebagai salah satu peserta konvensi Partai Demokrat, Anies menganggap jalan inilah yang lebih relevan dengannya, tidak membutuhkan biaya banyak karena founder Indonesia Mengajar ini mengaku tidak punya “bensin” untuk biaya kampanye, seperti yang dilakukan calon-calon lain.

“Saya juga menggunakan media sebagai sosialisasi, tidak hanya Twitter atau Facebook tetapi juga wawancara  di beberapa media, makanya kalau saya diundang di stasiun televisi sebagai pembicara saya bersyukur sekali,” ujar Anies.

Sebagai sosok calon pemimpin muda, Anies dinilai sangat inspiratif. Tidak hanya karena gerakan Indonesia Mengajarnya yang sangat mengentak tetapi dari sisi yang sederhana seperti kicauannya di Twitter.

Inilah yang menjadikan penulis Syafiq Basri tertarik untuk mengangkat sosok Anies dan kicauan-kicauannya yang inspiratif ke dalam sebuah buku. “Saya melihat kicauan Anies di Twitter sangat berbeda dengan kicauan tokoh-tokoh lain. Banyak tokoh besar lain yang punya akun Twitter tapi kicauannya tidak menarik,” ujar Syafiq.

Dan bukan hanya Syafiq saja yang menilai demikian, ternyata banyak public figure lain yang memiliki pandangan serupa. Sebut saja Najwa Shihab, Burhanuddin Muhtadi dan Petty S. Fatimah. Pandji Pragiwaksono juga mengungkapkan pendapat yang sama.

Antara Anies dan @Poconggg

“Pak Anies berhasil membuat lebih dari 42.00 anak muda Indonesia, lulusan terbaik pula, mau meninggalkan hidup nyaman dan menjadi pengajar di daerah terpencil. Kita butuh pemimpin yang insipiratif seperti itu yang mampu menggerakkan orang-orang terbaik di negara ini,” ujar pentolan Stand Up Comedy ini.

Lantas bagaimana komentar Anies seputar tanggapan orang-orang yang menyebutkan kicauannya di Twitter sangat inspiratif? “Saya tidak pernah berpikir dulu sebelum menulis di Twitter dalam arti apa yang saya tulis itu adalah apa yang saya rasakan. Hal-hal sederhana saja, bukan rumit,” tambahnya.

Salah seorang peserta yang hadir dalam peluncuran buku tersebut menilai kalau kicauan Anies memang apa adanya, “Tidak seperti kicauannya Goenawan Mohamad yang sangat runut dan sepertinya sudah ditulis terlebih dahulu sebelum di post,” ujar pria berkepala plontos yang berprofesi sebagai jurnalis majalah pria ini.

Berbicara tentang Twitter dan fenomena seleb-seleb di jejaring sosial tersebut, Anies mengaku cukup salut dengan akun @Poconggg yang sekarang sudah dikenal dengan Arief Muhammad. “Coba saja bayangkan orang yang tidak dikenal orang banyak tiba-tiba bisa di follow sekian banyak orang dan sekarang dia sudah punya followers  dua juta orang. Hanya orang cerdas yang bisa seperti itu,” cerita Anies antusias. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *