Usai Renovasi, Rumah Soekarno Siap Jamu Tamu HPN

Oleh Tgl: January 25, 2014
Rumah Soekarno

BENGKULU – Petugas jaga rumah pengasingan Bung Karno Yaman mengatakan renovasi rumah bung Karno sudah rampung dan siap menjamu tamu-tamu Hari Pers Nasional (HPN) yang akan berlangsung mulai 1 sampai 10 Februari mendatang.

“Sudah selesai pemugarannya, kita petugas cuma nambah ngecat-ngecat sedikit saja,” kata dia Sabtu (25/1) pagi.

Kepada bengkuluonline.com Yaman mengatakan dengan usainya direnovasi, rumah pengasingan Bung Karno yang ditempati pada kurun 1938 hingga 1942 sudah siap menyambut dan memanjakan mata tamu-tamu HPN yang dipastikan akan berasal dari seluruh Indonesia bahkan dari negeri tetangga.

“Iya.. Sekarang kan rumahnya sudah cantik. Sudah siap menjamu tamu-tamu yang mau mengunjungi tempat bersejarah ini,” jelas dia.

Ditanya terkait alasan pemugaran yang lebih cepat dari perkiraan panitia HPN sebelumnya. Yaman mengatakan perbaikan yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi sejak Oktober 2013 lalu hanya mengganti material yang sudah rusak saja.

“Memang sebelumnya diperkirakan lama karena materialnya harus digantikan sama misalnya kayu jati harus diganti jati dan sebagainya. Tapi renovasi tidak dilakukan secara keseluruhan melainkan hanya sekitar 30 persen saja yakni mengganti material bangunan yang rusak dan lapuk,” tambahnya.

Dilanjutkan dia dengan kondisi rumah Bung Karno yang sudah nampak cantik, petugas rumah Bung Karno ini mengaku menjadi percaya diri memungut retribusi kunjungan tamu. Sebab sebelumnya diakui dia banyak pengunjung yang mengeluh mengeluarkan  Rp 2.500,- saat mengunjungi Rumah Tokoh Proklmator yang lusuh tersebut.

“Wah.. Kalau sebelum diperbaiki. Pengunjung banyak yang mengeluh saat dimintai retribusi Rp 2.500,- itu. Dan sekarang kalau sudah diperbaiki, kita juga tidak malu meminta biaya retribusi,” jelas dia.

Dia berharap kedepannya, Rumah Bung Karno ini bukan hanya mampu menarik tamu HPN yang akan berkunjung tetapi juga mampu memikat pengunjung sehingga bisa menjadi objek historis andalan Bengkulu.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *