Tetap Sehat Saat Hujan Tiba

Oleh Tgl: January 25, 2014
hujan

Musim hujan yang dingin jangan sampai membuat Anda sakit. Ikuti beberapa langkah sederhana di bawah ini supaya tetap fit selama musim hujan.

Minum Air Putih

Jangan serta merta mengurangi asupan air putih saat musim hujan. Walau udara dingin membuat kita tidak merasa haus, air putih tetap harus diminum supaya tenggorokan tidak kering dan terhindar dari dehidrasi.

Hindari Tidur Terlalu Larut

Musim hujan cocok sekali dihabiskan bersama kasur tercinta! Pas sekali, karena lebih baik tidak begadang saat musim hujan supaya stamina tetap fit terjaga.

Stay Warm Outside

Cuaca yang tidak menentu saat musim hujan bisa menyerang kekebalan tubuh Anda. Pakailah sweater atau syal tebal saat keluar rumah.

Stay Warm Inside

Setiap pagi minum segelas air hangat yang dicampur perasan jeruk nipis tanpa gula. Jika belum terbiasa dengan rasa asam jeruk nipis, boleh tambahkan madu. Anda juga bisa membuat madu atau jahe hangat untuk menghangatkan tubuh.

Cuci Tangan dan Kaki

Setelah berdingin-dingin di luar rumah pasti Anda ingin langsung tidur di kasur dan selimutan. Eits, walau tidak terkena hujan, jangan lupa untuk cuci tangan dan kaki dengan sabun sebelum bergelung di dalam kasur.

Mandi Setelah Kehujanan

Air hujan yang tercampur polusi mengandung partikel-partikel yang dapat berbahaya bagi kesehatan. Mandi dan keramas setelah terkena hujan dapat mengindarkan Anda dari infeksi kuman. Pastikan tubuh dan rambut kering sebelum masuk ke ruangan ber-AC untuk mencegah influenza.

Olahraga Ringan

Hujan bukan penghalang untuk berolahraga. Jika tidak bisa main bola atau lari pagi, tetap lakukan olahraga ringan di rumah. Circuit training atau latihan beban di rumah akan membuat Anda tetap hangat di udara yang dingin.

 Jaga Kebersihan Rumah

Saat musim hujan, Anda harus memberikan perhatian ekstra terhadap kebersihan rumah.  Periksa apakah ada genangan air di tempat-tempat tertentu. Tutup tempat yang berpotensi menjadi genangan air dan jangan biarkan sampah menumpuk supaya tidak menjadi sarang nyamuk.

Penulis : K.Sentana R





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *