Satpol PP Tertibkan Mobil Tanpa Stiker 8 Tekad

Oleh Tgl: January 28, 2014
suardi

Penertiban ini dilakukan atas instruksi Walikota yang meminta agar seluruh mobil dinas tanpa stiker di Lingkungan Pemda Kota Bengkulu ditertibkan

Suardi

BENGKULU – Pihak Satpol PP Kota Bengkulu hari ini, Senin (27/01/2014) melakukan penertiban mobil dinas di Lingkungan Pemda Kota Bengkulu baik di tingkat Dinas, Kantor dan Badan, yang belum ditempeli stiker 8 Tekad Insya Allah Bengkulu Ku Religius 2014.

Terdapat 7 mobil dinas yang ditarik Satpol PP Kota Bengkulu masing-masing dari dua unit dari Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan nopol BD 9027 AY dan BD 1374 AY, dua unit dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu nopol BD 9069 AY dan BD 9064 AY serta Kabag Umum Pemda Kota Bengkulu nopol BD 55 A dan satu unit dari Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset.

“Penertiban ini dilakukan atas instruksi Walikota yang meminta agar seluruh mobil dinas tanpa stiker di Lingkungan Pemda Kota Bengkulu  ditertibkan,” ungkap Kabid Trantib Satpol PP Kota Bengkulu, Suardi. Mobil yang ditarik, diparkirkan sementara di halaman kantor Walikota sampai adanya perintah langsung dari Walikota Bengkulu, Helmi Hasan.

Lebih lanjut dikatakan Suardi, penempelan stiker di seluruh mobil dinas yang biaya pembuatannya dibebankan pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah – SKPD itu sudah diperintahkan sejak lama dengan batasan waktu hingga Jum’at lalu, sehingga har ini pihaknya turun untuk melakukan pengecekan sekaligus penertiban.

Dilain pihak, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu, Yusman yang mobilnya ikut diamankan Satpol PP Kota Bengkulu di halaman Kantor Walikota mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa penempelan stiker itu diwajibkan. “Ya saya tidak tahu, kalau stiker ini diharuskanl,” ujarnya tanpa banyak berkomentar sambil menyuruh orang yang dibawanya khusus untuk menempelkan stiker segera menempelkan stiker mobil yang dibawanya.(**)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *