PORBI Fokus Basmi Babi Untuk Pertanian

Oleh Tgl: January 28, 2014
Babi

Karena selama ini, petani sering terkendala dengan banyaknya produksi pertanian yang dirusak oleh hama babi yang terus terjadi

Ir. Riza nisbach

BENGKULU – Ketua PORBI Bengkulu, Ir. Riza nisbach Persatuan Olahraga Berburu Babi (Porbi) provinsi Bengkulu mendukung penuh mulai digalakannya gerakan berburu babi di kabupaten Kepahiang, Rejang lebong, Bengkulu tengah dan Lebong.

Pihaknya pun siap untuk memfokuskan membasmi babi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Karena menurutnya, pemberantasan hama babi sangat erat kaitannya dengan peningkatan hasil produksi pertanian di Bengkulu.

“Karena selama ini, petani sering terkendala dengan banyaknya produksi pertanian yang dirusak oleh hama babi yang terus terjadi,” ujarnya.

Untuk itu, katanya, program bantuan pemberian ribuan alat berburu oleh dinas pertanian provinsi Bengkulu tentu sangat diapresiasi positif oleh PORBI yang selama ini terus berupaya menggalakan pembasmian hama babi ditengah masyrakat.

“Pada dasarnya kami dari porbi lebih kepada hobi dalam berburu babi, tidak pernah dibiayai pemerintah dan semuanya keluar biaya sendiri, meski kegiatannya dilakukans secara rutin,” katanya.

Selain itu, katanya, di setiap daerah termasuk daerah yang menjadi sasaran penggalakan berburu babi oleh pemerintah, juga ada persatuan pemberantas hama babi atau pphb dab regu pembasmi hama babi atau rphb.

“Oleh karenanya, kita terus berharap dinas terkait juga terus memainkan peran dalam membasmi hama babi dan kalau bisa dilakukan secara intens,” kata Riza yang juga anggota DPRD provinsi Bengkulu tersebut.

Ia berharap, dengan mulai dikenalnya olahraga berburu babi dan digalakannya berburu babi ditengah masyarakat dapat menjadikan produksi hasil pertanian Bengkulu lebih meningkat.

“Sehingga jika produksi meningkat, maka penjualan pertanian juga bertambah, dan perekonomian masyarakat juga meningkat dan daya belu petani pun akan meningkat, sehingga masyarakat juga akan lebih sejahtera,” pungkasnya.(**)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *