Penertiban Mobnas Tanpa Stiker Menyalahi Aturan

Oleh Tgl: January 28, 2014
Stiker 8 Tekad

Satpol PP Kota Bengkulu merupakan perangkat daerah yang bertugas menegakkan Peraturan Daerah – Perda, sementara tindakan penertiban mobil plat merah yang tidak ditempeli stiker oleh Satpol PP tersebut belum diperdakan. Delapan tekad itu tidak ada Perdanya

Sofyan Hardi

BENGKULU – Penertiban mobil dinas tanpa stiker 8 Tekad Insya Allah Bengkulu Ku Religius 2014 di Lingkungan Pemda Kota Bengkulu, yang dilakukan Satpol PP Kota Bengkulu hari ini menuai kritikan dari Anggota DPRD Kota Bengkulu.

“Satpol PP Kota Bengkulu merupakan perangkat daerah yang bertugas menegakkan Peraturan Daerah – Perda, sementara tindakan penertiban mobil plat merah yang tidak ditempeli stiker oleh Satpol PP tersebut belum diperdakan. Delapan tekad itu tidak ada Perdanya,” tegas Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Sofyan Hardi.

Ditambahkan Sofyan Hardi, seluruh jajaran di Pemda Kota Bengkulu digaji menggunakan APBD sehingga ada mekanisme yang harus diikuti, tidak sembarangan menggunakan wewenang apalagi untuk kepentingan pribadi sekalipun yang memberikan perintah adalah pejabat Walikota, Wakil Walikota maupun Sekretaris Daerah.

“Inilah keegosisan, keangkuhan dan tidak ada koordinasi yang baik. Mereka harus sesuai pekerjaan dan aturan. Artinya Satpol PP ini menegakkan aturan Perda yang ditertibkan, kalau tidak ada melanggar perda kenapa harus ditertibkan?” kritiknya.

Sementara itu dari penjelasan Kabid Trantib Satpol PP Kota Bengkulu, Suardi, penertiban mobil dinas di Lingkungan Pemda Kota Bengkulu yang tidak ditempel stiker berdasarkan instruksi Walikota Bengkulu. Dengan adanya penertiban yang dilakukan kemarin diharapkan seluruh mobil dinas yang ada melakukan tindakan serupa, jika tidak maka besok direncanakan akan dilakukan pengecekan dan penertiban kembali.(**)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *