Pembangunan Rel Kereta Api Dijadwalkan 2015

Oleh Tgl: January 27, 2014

Iya.. terus kita tindaklanjuti dan pembangunan rel kereta api penghubung Bengkulu dan Muara Enim (Sumatera Selatan-red) sepanjang 230 kilometer itu kemungkinan paling cepat bisa dilakukan pada tahun 2015 mendatang

Edi Waluyo

BENGKULU – Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Edi Waluyo mengatakan rencana pembangunan rel kereta api penghubung Bengkulu dan Muara Enim jika tidak ada aral melintang akan dilakukan pada tahun 2015 mendatang.

“Iya.. terus kita tindaklanjuti dan pembangunan rel kereta api penghubung Bengkulu dan Muara Enim (Sumatera Selatan-red) sepanjang 230 kilometer itu kemungkinan paling cepat bisa dilakukan pada tahun 2015 mendatang,” katanya, Senin (27/1).

Menurutnya saat ini proses pembangunan rel kereta api yang dimotori oleh perusahaan konsorsium gabungan pengusaha nasional dan pengusaha asal Korea Selatan itu masih penunggu proses lelang.

“Satu persatu proyek kita dilelang dan untuk pembangunan rel kereta api itu masih menunggu hasil dari Kementrian Perekonomian untuk melelang siapa yang akan membangun proyek besar tersebut,” jelas dia.

Dalam pembangunan rel kereta api itu kata Edi, terdapat 6 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium yakni PT Hanwha S&C, PT Dohwa Engineering, PT Bara Alam Utama, PT True North Bridge dan PT Coalindo Adhi Nusantara, dengan PT Mandela Resources sebagai pemrakarsa ide pembanguan tersebut dia memastikan nantinya pembangunan akan dilakukan oleh perusahaan tersebut sebagai pemegang proyek meski belum jatuh tender.

Dikatakan Edi proyek ini menurutnya juga akan mendukung pemerintah dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Selain itu juga dia mengatakan jika Bengkulu sudah memiliki rel kereta api yang digunakan untuk mengangkut komoditas SDA dari Bengkulu dapat membantu Pelabuhan Pulau Baai yang sudah menjadi pintu ekspor bagi komoditas dari.

“Iya nanti rel kereta api kita gunakan untuk angkutan batubara dan komoditas lainya,”Demikian Edi.

Untuk diketahui rencana pembangunan rel kereta api ini sudah diperkuat dengan MoU atau kesepakatan oleh kedua negara yakni Indonesia dan Korea Selatan tahun 2013 lalu.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *