KPU : Output Pemilu Alami Krisis Kepercayaan

Oleh Tgl: January 25, 2014
Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, S.Ag, MM

BENGKULU – Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Syaputra mengatakan dari tahun ke tahun tingkat kepercayaan atau political trust publik terhadap output pemilu semakin menurun.

“Dan kenyataannya hasil pemilu cenderung semakin menurun sebab output yang dihasilkan dari pemilu mengalami krisis kepercayaan dari masyarakat,” katanya di Hotel Madelin, Jalan Bakti Husada, Sabtu (25/1) pagi.

Irwan yang ditemui pada saat Rapat Koordinasi Persiapan kampanye rapat umum dan fasilitasi penyusunan laporan dana kampanye mengatakan kondisi  seperti itu terjadi akibat banyak kebijakan dan tindak anggota dewan terhormat yang bertentangan dengan logika publik dan sering terjadi hal-hal yang tidak berbau kepemimpinan yang baik.

“Banyak hal yang terjadi usai pemilu beberapa tahun lalu dan menyebabkan krisis kepercayaan masyarakat,” katanya.

Menurut dia tingkat kepercayaan ini sangat penting untuk seorang anggota dewan atau output pemilu yang lainnya. Sebab kata dia bila rakyat tidak percaya lagi pada lembaga negara, maka lembaga negara tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya karena lembaga negara dan publik saling berpengaruh.

“Oleh sebab itu dengan rakor ini, kita sangat berharap kita dapat menemukan langkah-langkah yang strategis dalam membangun demokrasi kita sehingga menghasilkan calon-calon pejabat negara yang baik dan dapat dipercaya,” ceritanya.

Lebih lanjut kata dia dalam rapat kampanye yang dihadiri kurang lebih 75 komponen pemilu yakni perwakilan KPU kab/kota divisi hukum pengawasan dan subag hukum, perwakilan Parpol 12 orang, perwakilan calon anggota DPD 20 orang, kemudian Panitia lokal 23 orang. Dia berharap antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu dapat sejalan khususnya persiapan kampanye dan pelaporan dana kampanye yang sudah diwajibkan oleh KPU pusat sebab dari kampanye dan hasil pelaporan dana kampanye itulah cerminan jati diri parpol dan calon perseorangan di mata penyelenggara pemilu dan publik khususnya sebagai pemilih.

“Tema besar yang dibahas dalam rapat ini adalah persiapan kampanye dan bagaimana menyusun laporan dana kampanye yang baik,” kata dia mengakhiri.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *