IAI Ingatkan Parpol Tidak Terima Sumbangan BUMN

Oleh Tgl: January 25, 2014
kpu

Terkait dengan sumber dana kampanye, dapat berasal dari internal parpol, perorangan, kelompok, dan badan usaha. Namun, sekali lagi kita ingatkan untuk tidak menerima sumbangan dari BUMN atau BUMD serta dari pihak asing lainnya

Lilik Sumarwanto, SE, Akt

BENGKULU – Perwakilan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Lilik Sumarwanto, SE, Akt mengingatkan perwakilan partai politik (Parpol) dan calon perseorangan DPD RI daerah Bengkulu untuk tidak menerima sumbangan dari BUMN atau BUMD serta dari pihak asing lainnya.

“Terkait dengan sumber dana kampanye, dapat berasal dari internal parpol, perorangan, kelompok, dan badan usaha. Namun, sekali lagi kita ingatkan untuk tidak menerima sumbangan dari BUMN atau BUMD serta dari pihak asing lainnya,” kata Lilik, Sabtu (25/1) siang di Madelin Hotel.

Dihadapan peserta pemilu, Lilik menyampaikan jika sampai ada peserta pemilu perseorangan atau Calon DPD RI dan parpol yang ketahuan menerima sumbangan dari BUMN atau BUMD.

Pihaknya yang sudah resmi ditunjuk sebagai tim untuk mengaudit rekening dana kampanye tidak segan-segan menjadi catatan hitam bagi parpol atau calon DPD RI tersebut.

“Kalau sampai ketahuan menerima dana kampanye dari pihak asing atau BUMN dan BUMD maka kita suruh kembalikan dana itu,” tuturnya.

Ditambahkan dia untuk dana kampanye parpol batas maksimal bantuan yang berasal dari perorangan Rp1 miliar, sedangkan bantuan dari kelompok dan badan usaha maksimal Rp7,5 miliar.

Dia meminta baik parpol dan calon DPD RI untuk lancarnya proses pembuatan laporan dana kampanye itu. Tim pemenangan sudah harus mencatat semua penerimaan dan pengeluarann baik berupa tunai maupun barag dan jasa.

“Agar jangan sampai pada saat kita mengaudit banyak laporan dana kampanye yang harus dikembalikan, ini jelas menjadi catatan hitam parpol dan calon DPD RI tentang kejujurannya. Makanya mulailah tim untuk mencatat apa saja penerimaan, pengeluaran, serta sumber dana berasal dari mana supaya pada saat pelaporan tidak terhambat,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *