Hearing, Ruas Bumi Ayu – Betungan Diputuskan Milik Provinsi

Oleh Tgl: January 28, 2014
PU

Maka berdasarkan hearing bersama ini. kita putuskan jalan itu akan dilimpahkan ke provinsi

Soeharto, SE., M.Ba

BENGKULU – Terkait keluhan masyarakat kelurahan Bumi Ayu Kota Bengkulu yang meminta ruas jalan Bumi Ayu – Betungan yang saat ini rusak berat untuk diakui kejelasannya apakah jalan milik provinsi atau kota, akhirnya menemukan titik terang.

Hearing yang difasilitasi DPRD Provinsi Bengkulu dalam hal ini komisi III yang diback up langsung oleh Ketua Komisi III, Soeharto, SE., MBa dan Anggota Komisi III Marwan dengan menghadiri puluhan masyarakat Kelurahan Bumi Ayu, Asisten II, Sekretaris Bappeda Provinsi Bengkulu, Perwakilan Dinas PU Provinsi dan Perwakilan Dinas PU Kota Bengkulu akhirnya menyepakati jalan yang pembangunannya dilakukan sejak 20 tahun lalu ini, kepemilikannya akan menjadi jalan provinsi.

“Maka berdasarkan hearing bersama ini kita putuskan jalan itu akan dilimpahkan ke provinsi,” kata Ketua Komisi III, Soeharto, SE., MBa yang memimpin rapat terbuka itu, Selasa (28/1) di sekretariat DPRD Provinsi.

Asisten II, Edi Waluyo mewakili pihak pemprov Bengkulu mengatakan ketika dia berada di Dinas PU provinsi dari tahun pembangunan yakni sekitar 1993-1994 sampai tahun 2008 jalan tersebut memang milik Provinsi Bengkulu akan tetapi ketika ada UU jalan, status itu berubah dan ruas jalan Bumi Ayu –  Betungan tidak terakomodir sehingga tidak memiliki status kepemilikan alias tidak bertuan.

“Itu dulu (jalan Bumi Ayu – Betungan) merupakan aset provinsi, cuma setelah ada pemberlakuan UU jalan, jalan tersebut tidak terdaftar lagi sebagai jalan provinsi,” kata dia.

sehingga, tambah Edi tidak benar adanya kalau jalan tersebut dibiarkan tak bertuan sejak 20 tahun lalu. Karena statusnya baru sejak 2008 lalu tidak bertuan.

Sementara itu, Perwakilan Dinas PU melalui Kabid Bina Marga  Buyung Mutahan mengatakan meski sudah diusahakan sebagai jalan milik provinsi akan tetapi perbaikan jalan secara total belum bisa dilakukan sebab terbatasnya anggaran.

“Anggaran sudah ketok palu, paling tidak kita bisa membantu dengan peralihan dana rehab jalan provinsi untuk di kota,” tuturnya.

Dilain sisi Ketua forum masyarakat peduli kelurahan Bumi Ayu, Syahranudin mengatakan sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan kejelasan meski perbaikan belum bisa dilakukan secara total.

“Namun dengan sudah diberikannya status untuk jalan tersebut setidaknya kedepan jalan itu akan diperhatikan,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *