Ekspose Ke Presiden Gub. Bicarakan Bandara Internasional

Oleh Tgl: January 28, 2014
gubernur

Gubernur menyampaikan, agar presiden SBY bisa melakukan penandatangananya pada saat HPN nanti, dan juga mengetahui detil dari rencana tersebut

Ir. Edi waluyo, SH, MM

BENGKULU – Terkait keinginan Pemprov Bengkulu yang ingin memiliki bandara internasional, Gubernur Bengkulu H. Junaidi hamsyah, S.Ag, M.Pd, pada saat ekpose langsung ke Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono juga membicarakan terkait rencana pembangunan bandara internasional di Bengkulu.

Asisten II setda provinsi Bengkulu Ir. Edi waluyo, SH, MM mengatakan, ekpose tersebut selain menyampaikan rencana pemindahan bandara Fatmawati menjadi bandara internasional yang akan berlokasi di Padang pelawi, Seluma.

Gubernur juga menyampaikan bahwa penandatanganannya akan dilaksanakan pada saat pelaksanaan HPN di Bengkulu nantinya. “Gubernur menyampaikan, agar presiden SBY bisa melakukan penandatangananya pada saat HPN nanti, dan juga mengetahui detil dari rencana tersebut,” katanya.

Saat ini, katanya, rencana pembangunan bandara internasional di Bengkulu sudah masuk ke kementerian perhubungan Indonesia dan akan di teruskan ke PT. Angkasa pura sebagai pihak yang akan di ajak bekerja sama dalam membangun bandara internasional Fatmawati.

“Prosesnya sudah di Angkasa pura selaku penanggung jawab pengelolaan bandar udara di Indonesia, kita berharap dapat selesai secepatnya,” harapnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya ekpose gubernur di depan presiden, juga akan mempercepat peroses pemindahan tersebut. “Dengan adanya ekspose tersebut maka diyakini peroses pemindahan akan segera terealisasi,” katanya lagi.

Ia menjelaskan, jika keyakinannya tersebut karena dalam exspos tersebut di jelaskan jika bandara Fatmawati Bengkulu merupakan bandara yang sangat strategis untuk menjadi penyangga bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

“Selain itu, bandara Fatmawati juga mempunyai letak yang sangat strategis untuk menghubungkan Indonesia dengan sejumla negara di timur tengah, hal itulah yang dijelaskan kepada presiden,” jelasnya.

Untuk diketahui, rencana ini berangkat dari ketidakmungkinan membangun bandara di jantung provinsi Bengkulu atau di Kota Bengkulu sebab susahnya mencari lahan yang luas, karena itulah sudah ditentukan lokasi yang lebih tepat yakni di Kab. Seluma yang dinilai masih memungkinkan untuk mendirikan sebuah bandara internasional.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *