Eksekusi Bangunan Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan

Oleh Tgl: January 24, 2014
pistol

BENGKULU – Eksekusi bangunan milik warga dan pemerintah di sepanjang jalan RE. Martadinata Kelurahan Kandang Mas dan Kandang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu dengan menggunakan alat berat, Jum’at (24/01/2014) sempat ricuh.

Masyarakat pemilik bangunan bersikeras untuk menghadang alat berat yang saat itu siap melakukan pembongkaran bangunan bengkel dan toko barang bangunan milik Mandeka, warga RT. 4 Kelurahan Kandang. “Coba saja bongkar,” ungkap salah seorang warga yang berdiri tepat didepan alat berat yang akan merobohkan bagian atas bangunan. Aksi tersebut kontan mengundang warga lainnya yang beramai-ramai menghadang alat berat beroperasi.

Untuk menghalau masa yang berulangkali diperingatkan menyingkir dan menjauh dari alat berat yang sedang beroperasi, salah seorang anggota Polsek Kampung Melayu berpakaian sipil akhirnya melepaskan tembakan. “Minggir, minggir, awas!! Doooorrrr!!” letupan suara pistol pun membubarkan massa dan alat berat pun langsung melakukan pembongkaran.

“Tindakan (melepaskan tembakan ke udara) yang dilakukan personil polisi berpakaian sipil itu memang wajar karena memang ada warga yang memegang batu dan kondisinya anggota kami juga berpakaian sipil, jadi dengan terpaksa melepaskan tembakan untuk menghalau kerumunan massa. Warga kan sudah diperingatkan juga sebelumnya,” ujar Kapolsek Kampung Melayu, AKP. Totok Handoyo.

Aksi pembongkaran paksa yang dilakukan tim yang terdiri dari dua peleton anggota Satpol PP Kota Bengkulu, Personil Polisi berpakaian lengkap dan sipil, serta dinas instansi teknis termasuk Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Kota Bengkulu serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah – BNPB Kota Bengkulu, menyisir puluhan bangunan rumah, warung, bengkel dan pagar milik warga juga milik pemerintah yang berada pada jarak 15 meter dari as sisi kiri dan kanan jalan yang dibutuhkan untuk pelebaran jalan RE. Martadinata.(fr1)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *