Angka Kematian Ibu Dan Bayi Meroket

Oleh Tgl: January 30, 2014
Kematian Bayi

Untuk kematian bayi, Kabupaten Lebong tertinggi sebesar 50 per 1.000 kelahiran hidup, disusul Kabupaten Mukomuko sebesar 40 per 1.000 kelahiran hidup dan terendah Kota Bengkulu sebesar 21 per 1.000 kelahiran hidup

Drs. Zainin

BENGKULU – Meski secara nasional angka kematian pada bayi dan balita sudah menurun sejak tahun 1990 namun kenyataannya angka kematian ibu, bayi, dan balita masih saja meroket di Bengkulu. Bahkan  Kab.Lebong capai angka tertinggi se provinsi dalam hal angka kematian ini.

Plt. Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu, Drs. Zainin dari pendataan tahun 2013 kemarin  ada penurunan terhadap angka kematian ibu, bayi dan balita dan angka kematian yang tinggi umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama dari kehidupannya.

“Kematian bayi dibawah 0 – 1 tahun mengalami perkembangan yang fluktuasi dari tahun 1971 sebesar 167 per 1.000 kelahiran hidup dan pada SDKI 2012 menjadi 29 per 1.000 kelahiran hidup, namun tetap ada penurunan,” katanya.

Penurunan ini jelasnya memang membuktikan dampak positif dari upaya pembangunan, khususnya kesehatan anak. Akan tetapi, jika dilihat pada besarnya penurunan, ada indikasi perlambatan penurunan pada era setelah desentralisasi.

Dikatakan dia kematian Bayi dibawah satu tahun tingkat Kabupaten/Kota hasil perhitungan internal Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dengan menggunakan Program Morpax dengan sumber dari hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 dimana Kabupaten Lebong tertinggi.

“Untuk kematian bayi, Kabupaten Lebong tertinggi sebesar 50 per 1.000 kelahiran hidup, disusul Kabupaten Mukomuko sebesar 40 per 1.000 kelahiran hidup dan terendah Kota Bengkulu sebesar 21 per 1.000 kelahiran hidup,” jelas dia lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan untuk kematian balita umur 0 sampai 5 tahun tingkat Kabupaten/Kota juga masih kab.Lebong tertinggi yakni sebesar 65,92 per 1.000 kelahiran hidup, disusul Kabupaten Mukomuko sebesar 50,09 per 1.000 kelahiran hidup dan terendah Kota Bengkulu sebesar 24,56 per 1.000 kelahiran hidup.(sey)

 

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *