Survey: Capres Pintar Tidak Penting

Oleh Tgl: December 1, 2013
JOKOWI PRAbowo

 JAKARTA – Sebuah survey menyimpulkan kreteria pintar bagi calon presiden tidak begitu penting menurut responden. Sebagian besar responden menilai jauh lebih penting jujur dan amanah, ketimbang pintar.

Survey yang dilakuan Indikator Politik Indonesia menyebutkan sebanyak 51 persen responden menganggap jujur dan amanah sebagai kriteria penting calon presiden. Selain itu, sebanyak 24 persen menganggap perhatian kepada rakyat sebagai kriteria penting. Hanya 1 persen responden yang menganggap seorang pemimpin mesti pintar.

Survei Indikator dilakukan pada 10-20 Oktober 2013 dengan responden sebanyak 1.200 orang. Tingkat margin of error sebanyak 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dan dilakukan kontrol kualitas terhadap 20 persen responden.

Dari survey tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam survei calon presiden 2014.

“Meski demikian, Jokowi justru dianggap kalah pintar dibanding tokoh lain yang dikalahkannya, yakni Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie, “Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, Minggu (1/12)

Burhanudin menuturkan, Jokowi dipilih karena dipersepsikan bisa dipercaya atau jujur, berperhatian kepada rakyat, dan mampu memimpin. Dua kriteria pertama merupakan faktor paling penting bagi pemilih. Sedangkan Prabowo Subianto unggul dalam kriteria tegas dan pintar dibanding Jokowi. (***)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *