Hati-hati Model Diet OCD (Ono Camilan Dipangan)

Oleh Tgl: December 3, 2013
Mencoba-Untuk-Menurunkan-Berat-Badan-500x258

Model diet OCD  (Obsessive Corbuzier’s Diet) yang ditawarkan pesulap Deddy Corbuzier sering dipelesetkan menjadi (Ono Cemilan Dipangan) atau artinya bila ada makanan, bebas dimakan ternyata harus dicermati baik-baik agar tidak jadi masalah di kemudian hari.

Diet OCD yang membolehkan seseorang makan bebas selama 4, 6 atau 8 jam tidak sekadar jauh dari manfaat, tapi bisa berbahaya bagi pertumbuhan. Menurut ahli gizi dari MRCCC, dr. Samuel Oentoro, Sp.GK, cara seperti itu bukan solusi tepat dan baik dalam melakukan diet.

Aturan OCD adalah membatasi makan selama 16 jam, 18 jam, 20 jam. Namun diri kita sendiri yang memilih waktu untuk melakukan OCD. Jika kita  memilih OCD 18 jam dan mulai tidak makan jam 5 sore, maka seseorang diperbolehkan makan jam 11 siang keesokan harinya.

Selama melakukan puasa OCD tidak diperkenankan untuk makan namun diperbolehkan untuk minum air putih (hanya minum air putih, tidak boleh minuman lain). Selain tidak makan pada waktu tertentu, OCD melakukan sistem jendela makan (makan bebas selama 4, 6, atau 8 jam)

Dokter Samuel mengkritisi cara diet in. Catatan dia, pada metode jendela makan membolehkan seseorang makan bebas akan berbaya bagi tubuh. Dia mencontohkan, jika seseorang makan otak dan telur saat jendela makan, jumlah kolesterolnya sudah lebih dari kebutuhan tubuh.

Pasalnya, tingkat kolesterol otak sebesar 400 mg dan kuning telur 200 mg. Alhasil, total kolesterolnya mencapai 600 mg. Padahal, maksimal seseorang menyantap makanan kolesterol hanya 200-300 mg.  “Ada risiko kolesterol justru naik saat OCD,” ujarnya.

Oentoro juga menepis soal khasiat berat badan turun pada kasus OCD. Menurut dia, turunnya berat badan pada diet tersebut salah sasaran, meskipun sukses menurunkan berat badan dengan cepat.  “Jadi, kalau hasil timbangan turun cepat, yang turun air dan otot. Padahal targetnya lemak,” ungkapnya. (***)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *