TOTAL, Perusahaan Minyak Kelas Dunia Masuk Bengkulu

Oleh Tgl: November 5, 2013
total

BENGKULU – Dalam rangka rencana kegiatan pemboran eksplorasi Rendang-1x di Blok Bengkulu-1 Mentawai, Laut lepas Provinsi Bengkulu, SKK Migas-Total E&P Indonesia Mentawai B.V melakukan kunjungan kerja dan sosialisasi kepada Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang dilakukan sebelumnya, yakni pada 28 Januari 2013 lalu, sekaligus perkenalan pejabat baru Kepala perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Tirat sambu Ichtiar.

Kegiatan Usaha Hulu Migas merupakan Objek Vital Nasional yang harus diamankan. Hal ini seperti yang tercantum dalam Kepres No.63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional.

Untuk itu sebelumnya telah dilakukan juga kunjungan kerjasama kepada Polda Bengkulu (24 Oktober 2013), untuk bersama-sama menjaga keamanan kegiatan usaha hulu migas dalam rangka usaha pencarian sumber daya minyak dan gas bumi di Provinsi Bengkulu guna pencapaian target produksi nasional (Inpres No.2 Tahun 2012 tentang Peningkatan Produksi Minyak Bumi Nasional).

Beberapa pekerjaan penting dilakukan oleh TOTAL dalam rangka persiapan, hal ini dilaksanakan bertujuan memetakan kondisi dari daerah yang akan dieksplorasi maupun daerah sekitarnya yang mungkin dapat terpengaruh.

Semua kegiatan ini juga untuk menyusun rencana operasi yang matang demi mencegah terjadinya kecelakaan dan mitigasi dampak kegiatan pemboran nantinya.

Bekerjasama dengan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Bengkulu, Universitas Negeri Bengkulu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan Institut Pertanian Bogor, SKK Migas-Total telah melakukan studi rona awal lingkungan, studi upaya kelola lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL).

Berkat dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dan para pemangku kepentingan, Total telah memperoleh izin lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (SK No. 357/ 2013) pada 7 Oktober 2013.

Kegiatan pemboran yang akan dilakukan ini merupakan peristiwa penting, yang mana belum pernah ada kegiatan pencarian hidrokarbon di lepas Pantai Bengkulu maupun pada wilayah cekungan serupa.

Kedua belah pihak berharap semua kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mendapatkan hasil yang maksimal, tentunya dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, khususnya Provinsi Bengkulu.(Ran)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *