Soal DPT: Partai Besar Loyo, Ada Apa?

Oleh Tgl: November 23, 2013
gerindra

JAKARTA –  Pada awalnya memang banyak partai besar yang protes dengan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang amburadul. Namun di ujung, hanya dua partai yang benar-benar ngotot yaitu PDIP dan Gerindra. Padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberi ruang kepada parpol untuk ikut memberi masukan.

“Baru ada dua partai yang memberikan masukan ke kami. Partai PDIP dan Gerindra,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik, kemarin.  ,” lanjutnya.

Husni mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembacaan dan pemetaan atas masukan tersebut. Selanjutnya hasil pemetaan itu akan dikirimkan ke KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Kami belum dapat info dari kabupaten/kota (tentang jumlah DPT bermasalah), masih menunggu dari sana. Terakhir 4 Desember,” ulas Husni.

Partai Gerindra menemukan fakta bahwa temuan KPU 3.750.231 pemilih dalam DPT bermasalah berbeda dengan 10,4 juta yang tidak memiliki NIK. Ini jadinya ada NIK ganda.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sementara ini membacakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 adalah 186.842.553 pemilih.

DPT tersebut terdiri dari pemilih laki-laki 93.544.429 pemilih dan pemilih perempuan 93.298.124 pemilih, dan 496 Kabupaten/kota, 6.649 kecamatan minus kec Nduga (Papua Barat), 80.801 desa atau kelurahan, minus Nduga dan TPS 545.362 TPS
Dari jumlah tersebut sebesar 10,4 juta pemilih bermasalah atau setara dengan 5,6 persen jumlah pemilih. (***)

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *