Penyaluran KUR Bengkulu Nomor Dua Terendah

Oleh Tgl: November 7, 2013
kur

BENGKULU – Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu masih terbilang rendah. Berdasarkan plafon penyaluran KUR hingga posisi Agustus 2013 tercatat sebesar Rp 899,9 miliar, tumbuh sebesar 46,37 persen. Sementara realisasinya, dari jumlah debitur sebanyak 68.069 debitur, atau tumbuh sebesar 34,68 persen.

Kepala Divisi Asesmen Transmisi Moneter dan Sektor Keuangan Departemen kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Dr. Piter Abdullah mengatakan, penyaluran KUR Provinsi Bengkulu mengambil porsi 0,72 persen dari total penyaluran KUR nasional yang sebesar Rp 125,37 triliun.

Sementara itu, bila dilihat secara regional Pulau Sumatera, KUR Provinsi Bengkulu mengambil porsi 3,24 persen dari total penyaluran KUR di Sumatera sebesar 27,78 triliun. Provinsi Bengkulu menduduki peringkat kedua penyaluran KUR terendah, di bawah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penyaluran KUR didominasi KUR Mikro BRI yang mengambil pangsa pasar sebesar 60,13 persen dari total nominal penyaluran KUR. Kemudian diikuti oleh BRI sebesar 16,50 persen dari total nominal penyaluran KUR.

”Dan Bank Mandiri sebesar 10,15 persen dari total nominal penyaluran KUR,“ kata Piter. (gue)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *