Pasta Gigi Dari Limbah Cangkang Lokan Asli Muko-muko

Oleh Tgl: November 7, 2013
pasta gigi

BENGKULU – Dalam upaya pengentasan kemiskinan serta meminimalisir angka pengangguran di Kabupaten Muko-Muko, seorang peserta “Lomba Karya Iptek’ dari Kabupaten Muko-Muko, Ike Apricelia berhasil memanfaatkan limbah cangkang lokan dan mengubahnya menjadi pasta gigi.

Ide pembuatan pasta gigi ini berawal dari permasalahan limbah cangkang lokan di Kabupaten Muko-Muko. Lokan menjadi komoditi unggulan, namun kondisi ini diikuti dengan semakin banyaknya limbah cangkang lokan, yang sulit terurai.

Ike juga terdorong memanfaatkan limbah cangkang tersebut karena prihatin dengan kehidupan nelayan sepanjang pesisir pantai Kabupaten Muko-Muko, khususnya di Desa Pantai Indah yang menganggur pada saat cuaca buruk. Mereka tidak memiliki pekerjaan laian selain melaut.

Melihat kondisi ini, Ike yang juga mahasiswa di Universitas Bengkulu ini membuat sebuah inovasi yang nantinya dapat dikembangkan menjadi ciri khas Kabupaten Muko-Muko, serta menjadi penopang perekonomian masyarakat. Masyarakat di Muko-Muko yang tidak mempunyai pekerjaan dapat memanfaatkan cangkang lokan yang tidak terpakai menjadi pasta gigi yang siap dipasarkan.

Mengusung tema “Go Green and Back to Nature”, Ike yang memberikan merk “Celiadent” pada pasta gigi buatannya ini optimis inovasinya sangat berguna bagi masyarakat, khususnya di Muko-Muko.

“Saya ingin bagaimana limbah itu bisa menjadi nilai jual tersendiri. Karena cangkang lokan memiliki kandungan yang hampir sama dengan bahan baku pembuatan pasta gigi pada umumnya, maka saya menciptakan inovasi ini”, ujar Ike.

Cara yang dilakukan Ike dalam pembuatan pasta gigi dari limbah cangkang lokan ini tidak begitu rumit. Caranya adalah dengan membakar cangkang lokan hingga rapuh, kemudian menumbuknya hingga halus. Setelah itu ditambahkan ekstrak mint serta gliserin di dalamnya.

“Saya berharap produk ini nantinya dapat diproduksi dalam jumlah besar, dan dapat dipasarkan di Provinsi Bengkulu maupun luar provinsi”, demikian Ike. (Ran)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *