Junaidi: Tabot Jangan Sampai Tutup

Oleh Tgl: November 5, 2013
KKT Tabot

BENGKULU – Pada acara malam Pembukaan Festival Tabot Bengkulu 2013 (4/11), Gubernur Provinsi Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada KKT (Keluarga Kerukunan Tabot) Bengkulu yang menjadi dasar terlaksananya festival budaya terbesar di Provinsi Bengkulu ini.

“Ada yang aneh dalam setiap pelaksanaan Festival Tabot. Sepuluh hari masyarakat tidak bosan-bosan datang berkunjung. Tabot jangan sampai ‘ditutup’. Terima kasih kepada KKT, andai kata tidak ada Tabot mungkin bingung juga kita buat festival apa untuk kita laksanakan”, ujarnya sambil bercanda.

KKT sebelumnya dikabarkan memiliki hubungan yang buruk dengan pemerintah Provinsi Bengkulu terkait permasalahan anggaran dana ritual Tabot. Untuk itu Junaidi berharap tidak ada permasalahan lagi yang dapat memperkeruh suasana.

Selain itu Junaidi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak percaya akan opini-opini negatif terkait kebiasaan buruk yang kerap dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan KKT pada saat pelaksanaan ritual Tabot.

“Saya tidak ingin ada orang luar merusak KKT lewat cara yang tidak baik, misalnya ‘minum’ (minuman keras) sambil mukul dol dalam kondisi mabuk (biasanya dalam ritual Menjara), tapi membawa-bawa nama KKT, saya tidak suka itu, akhirnya rusak nama KKT. Saya yakin orang KKT tidak berbuat demikian”, tegasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *